Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan rebalancing saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Langkah ini diambil karena saham tersebut diperdagangkan pada harga minimum Rp50 di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.
Kebijakan ini diumumkan dalam tinjauan berkala MSCI terhadap pergerakan harga saham di pasar domestik. Pembekuan berdampak langsung pada posisi emiten teknologi tersebut dalam sistem indeks global.
>>> KAI Jual 911 Ribu Tiket Kereta Api Selama Libur Panjang Idul Adha
Dampak Pembekuan
MSCI menyatakan akan membekukan setiap perubahan jumlah saham (NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), constraint factors, serta penambahan dan penghapusan saham ini dalam indeks MSCI sebagai bagian dari Tinjauan Indeks Mei 2026.
Perlakuan khusus ini menyasar cakupan indeks yang luas.
Penangguhan perubahan berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes.
>>> Rupiah Tembus Rp17.800 per Dolar AS di Pasar NDF, Level Terendah Sepanjang Sejarah
Namun, MSCI mencatat bahwa jika akibat tidak diterapkannya perubahan constraint factor pada saham ini dalam MSCI 10/40 Index, MSCI 25/50 Index, atau MSCI 35/65 Index menyebabkan indeks-indeks tersebut tidak memenuhi batas konsentrasi, maka perubahan constraint factor tetap akan diterapkan.
Evaluasi lanjutan terhadap pemenuhan kriteria likuiditas emiten dijadwalkan pada periode mendatang. MSCI akan kembali meninjau likuiditas saham ini dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026.
>>> Atur Cara Minum Kopi Manis untuk Menjaga Berat Badan Tetap Stabil
Jika gagal memenuhi persyaratan likuiditas, saham Goto dapat dihapus dari daftar konstituen.
Sebelum pengumuman ini, penghentian penambahan konstituen saham Indonesia untuk kategori MSCI Global Standard Indexes telah dinyatakan pada rebalancing periode Mei 2026.
Selain itu, sebanyak 18 saham Indonesia resmi dikeluarkan dari seluruh kategori indeks.
>>> Fosil Baru Homo habilis Memicu Perdebatan Ulang Asal-usul Manusia
Tinjauan indeks berikutnya dijadwalkan pada 12 Agustus 2026. Hasil keputusan review tersebut akan mulai diberlakukan secara efektif pada 1 September 2026.