⌂ Beranda News Paus Leo XIV Desak Demiliterisasi Kecerdasan Buatan Lewat Ensiklik Baru

Paus Leo XIV Desak Demiliterisasi Kecerdasan Buatan Lewat Ensiklik Baru

Paus Leo XIV Desak Demiliterisasi Kecerdasan Buatan Lewat Ensiklik Baru
Paus Leo XIV menyampaikan pidato tentang demiliterisasi kecerdasan buatan di Vatikan
A A Ukuran Teks16px

Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, mendesak pelarangan militerisasi teknologi kecerdasan buatan (AI).

Seruan ini disampaikan melalui dokumen teologis terbaru yang dirilis di Kota Vatikan pada Senin, 25 Mei 2026.

>>> Kemenaker Naikkan Kuota Program Magang Nasional 2026 Menjadi 150 Ribu Peserta

Langkah tersebut diambil untuk mencegah pemanfaatan AI sebagai instrumen dominasi dan kekuasaan global yang mengancam kemanusiaan.

Intervensi moral dari Vatikan ini menjadi pernyataan teologis paling signifikan selama masa kepemimpinan paus pertama asal Amerika Serikat itu.

Ensiklik Magnifica Humanitas

Dokumen kepausan bertajuk "Magnifica Humanitas" atau "Magnificent Humanity" berupaya memasukkan nilai-nilai moral Katolik ke dalam industri teknologi sekuler.

>>> Tiga Cara Mudah Mendapatkan Skin All Star Mobile Legends

Paus Leo XIV menekankan pentingnya refleksi nurani dalam perkembangan teknologi modern yang berlangsung sangat cepat.

Dalam ensiklik tersebut, ia menulis, "Pertanyaan-pertanyaan krusial muncul dalam hati nurani kita dan tidak bisa lagi dihindari: Ke mana kita akan pergi?

Tujuan apa yang ingin kita orientasikan? Arah apa yang harus kita pilih sebagai bangsa dan komunitas manusia?"

>>> Kubu PB XIV Purbaya Gelar Grebeg Besar Idul Adha di Solo

Selain dokumen tertulis, Paus Leo XIV juga menyampaikan pidato khusus di hadapan otoritas Vatikan mengenai bahaya penyalahgunaan AI.

Ia menyerukan agar AI "dilucuti" atau dibebaskan dari logika yang menjadikannya alat dominasi, eksklusi, dan kematian.

Desakan ini disamakan dengan sikap gereja terhadap pelarangan senjata nuklir. Acara peluncuran dokumen dikemas menyerupai peluncuran produk komersial dengan spanduk kuning cerah.

>>> Kumpulan Ucapan Idul Adha 2026 Islami yang Menyentuh Hati

Menurut laporan The New York Times, Vatikan juga menayangkan video pengantar interaktif yang diproduksi bersama EWTN, jaringan media Katolik Amerika Serikat yang memiliki jangkauan siaran global.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru