Cleveland Guardians resmi mempromosikan pelempar bola prospektif bertangan kidal, Will Dion, dari tim Triple-A Columbus ke skuad utama pada Selasa (26/5/2026) waktu setempat.
Langkah ini diambil untuk menyegarkan lini bullpen setelah tim menggunakan banyak pelempar sepanjang musim berjalan.
>>> SKS Copack Tarik Puluhan Bubuk Minuman karena Kontaminasi Salmonella
Pemanggilan Dion menjelang laga kontra Washington Nationals ini mencetak sejarah baru. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah waralaba Cleveland yang mengenakan nomor punggung 98.
Manajemen tim memutuskan promosi tersebut beriringan dengan pengiriman kembali reliever Logan Allen ke Triple-A Columbus.
Dion yang berusia 26 tahun mengemas rekor tiga kemenangan tanpa kekalahan dengan ERA 4,50 dalam 15 pertandingan bersama Columbus.
Dari total 26 babak permainan, ia mencatatkan 36 strikeout, hanya memberikan lima walk, dan baru kebobolan satu home run.
Pelempar yang dipilih pada putaran kesembilan draf 2021 ini mengawali kariernya di liga minor sebagai pelempar utama sebelum dipindahkan ke peran reliever.
>>> Rupiah Melemah ke Rp17.791 Per Dolar AS pada Sesi Siang
Performanya dinilai cukup stabil meski tidak memiliki kecepatan lemparan elite.
Lemparan four-seamer Dion berada di kisaran 90 mil per jam pada 2024 dan 2025, sebelum naik sedikit menjadi 91,2 mil per jam saat mengemban peran sebagai reliever musim ini.
Kehadiran Dion sekaligus menambah daftar alumni tim universitas McNeese Cowboy yang aktif di roster Major League Baseball musim ini menjadi tiga orang.
Ia menyusul Bryan King di Houston Astros dan Grant Anderson di Milwaukee Brewers.
"It's surreal," kata Justin Hill, kepala pelatih McNeese. Hill menjelaskan bahwa para pemain tersebut memiliki mentalitas kuat dan mencintai tanggung jawab besar di lapangan.
"There's a lot of luck that has to happen to get to that point. They all have the 'it' factor.
>>> Veda Ega Pratama Berpeluang Cetak Hasil Impresif di Moto3 Italia 2026
They love having the ball with the game on the line. I'm not surprise one bit that these guys made it," ujar Justin Hill.
Pihak kampus menyatakan pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh elemen kepelatihan, perekrutan, dan pengembangan yang telah dilalui para atlet sejak masa kecil mereka.
"I couldn't happier for all of them," ucap Justin Hill.
Ia merasa beruntung bisa mendampingi para pemain tersebut selama dua hingga tiga tahun dari total perjalanan karier bisbol mereka yang telah berlangsung selama lebih dari 20 tahun.
Saat ini Cleveland Guardians memimpin klasemen American League Central dengan rekor 32-24.
>>> PBNU: Idul Adha Momentum Resapi Ketaatan dan Pengorbanan
Sementara Bryan King dan Grant Anderson dijadwalkan saling berhadapan saat Houston Astros menjamu Milwaukee Brewers pada akhir pekan ini.
