⌂ Beranda News SKS Copack Tarik Puluhan Bubuk Minuman karena Kontaminasi Salmonella

SKS Copack Tarik Puluhan Bubuk Minuman karena Kontaminasi Salmonella

SKS Copack Tarik Puluhan Bubuk Minuman karena Kontaminasi Salmonella
Produk bubuk minuman yang ditarik SKS Copack karena kontaminasi Salmonella
A A Ukuran Teks16px

Perusahaan manufaktur SKS Copack menarik puluhan produk bubuk minuman dari pasar Amerika Serikat. Penarikan ini dilakukan setelah ditemukan bakteri Salmonella pada bahan baku pasokan mereka.

Perusahaan yang berbasis di Cerritos, California ini mendistribusikan produknya ke kafe, restoran, dan pelanggan langsung.

>>> Veda Ega Pratama Berpeluang Cetak Hasil Impresif di Moto3 Italia 2026

Produk tersebut tersebar di California dan lebih dari 20 negara bagian lain, termasuk Pennsylvania.

Produk yang Ditarik

Penarikan ini berdampak pada varian bubuk untuk teh matcha, latte, dan smoothie. Produk yang ditarik mencakup minuman rasa matcha, taro, horchata, milk tea, dan produk minuman ala boba.

>>> PBNU: Idul Adha Momentum Resapi Ketaatan dan Pengorbanan

Semua produk dipasarkan di bawah beberapa nama merek, termasuk yang dijual langsung ke publik melalui situs web Angel Specialty Products.

Penyebab Kontaminasi

Investigasi internal menunjukkan bahwa keputusan penarikan dipicu oleh salah satu pemasok SKS Copack. Pemasok tersebut mendeteksi keberadaan bakteri Salmonella di dalam produk susu bubuk kering mereka.

>>> Kemkomdigi Siapkan Mitigasi Internet di Sangihe dan Sitaro Selama Restorasi Kabel Laut

Pejabat FDA menyatakan bahwa infeksi bakteri Salmonella dapat memicu gejala kesehatan seperti demam, diare, dan muntah. Pada kasus yang jarang terjadi, infeksi bisa menjadi parah.

Langkah Penanganan

Sejauh ini, otoritas terkait melaporkan belum ada kasus penyakit yang timbul akibat mengonsumsi produk tersebut. Sebagai langkah penanganan, pelanggan diimbau untuk segera memeriksa kode lot pada kemasan.

>>> Cara Cek PIP Kemendikdasmen 2026 Lewat HP Secara Online

Pelanggan diminta mengembalikan produk yang terdampak guna mendapatkan pengembalian dana penuh.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru