Produsen otomotif BYD mulai memperkenalkan jajaran kendaraan berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau Dual Mode generasi terbaru di Indonesia.
Langkah ini sekaligus mematangkan persiapan pengoperasian pabrik perakitan lokal di Subang, Jawa Barat pada Mei 2026.
>>> Antam Siap Ekspor Feronikel Lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia
Kehadiran model hybrid tersebut menjadi jembatan transisi menuju kendaraan listrik murni di pasar domestik.
BYD memajang unit sedan Seal 6 DM-i dan varian M6 Cross PHEV di beberapa acara publik, termasuk Tech Culture Fest 2026 di GBK Senayan, Jakarta.
Teknologi Dual Mode Generasi Kelima
Teknologi Dual Mode generasi kelima atau DM 5.0 menggabungkan mesin bensin konvensional berkapasitas 1,5 liter dengan motor listrik.
Sistem ini menggunakan mesin kompresi tinggi mencapai 16:1 yang membutuhkan bahan bakar minimal oktan 92 untuk menjaga performa rasio kompresi.
"Kompresinya mencapai 16:1 yang menyamai kompresi mesin mobil balap Formula 1, sehingga juga butuh bahan bakar yang sanggup untuk memenuhi kebutuhan kompresi tinggi.
Minimal BBM dengan oktan 92, harus digunakan di mesin dengan teknologi DM ini," ujar Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia.
Penggunaan jenis bahan bakar yang sesuai diklaim mampu memaksimalkan efisiensi konsumsi energi kendaraan hybrid.
"Semua teknologi yang ada di mesin ini juga digabungkan dengan sistem yang kompleks untuk mesin hybrid.
Sehingga semua sistem yang bekerja dengan baik menghasilkan jarak tempuh yang maksimal per liter bahan bakarnya," lanjut Bobby.
>>> Ketegangan Selat Hormuz Menahan Laju Penguatan Pasar Kripto
Selain memperkenalkan teknologi mesin, BYD juga memaparkan pengembangan arsitektur kendaraan listrik terintegrasi melalui e3 Platform dan e4 Platform.
Pengembangan teknologi ini diwujudkan lewat unit display Denza Z9 GT dan Yangwang U9 yang mengoptimalkan kontrol, struktur, dan keselamatan.
"Asal perusahaan teknologi global, BYD percaya bahwa masa depan mobilitas dibangun melalui lompatan teknologi.
DNA BYD terletak pada kemampuan kami mengintegrasikan inovasi, kecerdasan sistem, dan rekayasa teknologi kendaraan dalam satu arsitektur yang dirancang untuk menghadirkan performa dan keselamatan secara konsisten," kata Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Evolusi platform kendaraan ini menjadi landasan utama bagi berbagai terobosan unit elektrik yang diproduksi secara massal.
"Kami mengajak rekan-rekan untuk mengenal lebih jauh evolusi teknologi BYD, salah satunya adalah pengembangan e-Platform yang terus berevolusi dan menjadi landasan bagi berbagai terobosan kendaraan listrik BYD dari waktu ke waktu," kata Luther.
Persiapan Produksi Lokal
Terkait operasional industri, indikasi perakitan lokal muncul dari pelat informasi manufaktur bertuliskan PT BYD AUTO INDONESIA pada unit uji coba Atto 1 dan M6.
"Oh bacanya PT BYD Auto Indonesia?