Wall Street kembali ramai dengan aksi stock split setelah KLA (KLAC) mengumumkan pemecahan saham 10-untuk-1 pada Mei 2026 dan Booking Holdings (BKNG) menyelesaikan split 25-untuk-1.
Kini, investor mulai melirik saham-saham dengan harga di atas $1.000 yang berpotensi melakukan hal serupa.
>>> Netflix Sukses Adaptasi Sistem Sihir One Piece ke Live-Action
Tiga nama yang paling sering disebut adalah AutoZone (AZO), United Rentals (URI), dan W. W.
Grainger (GWW). Ketiganya tercatat di NYSE dengan harga saham yang tinggi.
Namun, belum ada satu pun yang mengumumkan rencana split secara resmi.
Berikut peringkat ketiga saham tersebut berdasarkan kemungkinan melakukan stock split, dari yang paling kecil hingga paling besar.
3. AutoZone: Paling Kecil Kemungkinannya
AutoZone diperdagangkan di level $3.406,50 per saham dengan kapitalisasi pasar sekitar $56,4 miliar.
Perusahaan suku cadang mobil ini mencatat laba per saham (EPS) kuartal II FY26 sebesar $27,63 dari pendapatan $4,27 miliar, dengan penjualan komersial domestik naik 9,8%.
Argumen yang mendukung split adalah harga saham yang sangat tinggi, yang membatasi akses ritel.
Namun, ada faktor kuat yang menentang: AutoZone tidak pernah melakukan stock split dalam lebih dari 30 tahun.
Sejak 1998, perusahaan telah membeli kembali saham senilai $38,9 miliar, termasuk $741,9 juta pada paruh pertama FY26 saja.
>>> Pesawat Narrow-Body Generasi Baru Boeing Penentu Masa Depan Saham
Kebijakan buyback yang agresif menjadi alasan utama harga saham terus naik. Melakukan split justru akan bertentangan dengan filosofi alokasi modal yang telah dijalankan selama puluhan tahun.
Selain itu, harga saham AutoZone turun 11,7% dalam setahun terakhir, mengurangi tekanan untuk bertindak.
2. United Rentals: Kemungkinan Sedang
United Rentals diperdagangkan di kisaran $1.247,79 per saham dengan kapitalisasi pasar sekitar $58,9 miliar.
Perusahaan penyewaan alat berat ini mencatat EPS kuartal I FY26 sebesar $11,65, mengalahkan ekspektasi analis sebesar 14,08%, dengan pendapatan $4,74 miliar yang naik 10,13%.
Manajemen menaikkan panduan EPS FY26 menjadi $44,25–$46,25 dan menaikkan dividen 10%.
Saham United Rentals telah naik 23,7% sejak awal tahun dan melonjak 452,4% dalam 10 tahun terakhir.
Harga empat digit membuat saham ini kurang terjangkau bagi investor ritel, faktor yang mendorong KLA melakukan split.
Meski demikian, belum ada sinyal resmi dari perusahaan. CEO D.
>>> Permintaan AI Meledak, Roundhill Memory ETF Kumpulkan 6,5 Miliar Dolar
G. Macpherson hanya menyebutkan "momentum berlanjut" saat menaikkan panduan, tanpa menyinggung soal stock split.
1. W.W. Grainger: Paling Mungkin
W. W.
Grainger diperdagangkan di harga $1.247,79 per saham dengan kapitalisasi pasar sekitar $58,9 miliar.
Perusahaan distributor industri ini mencatat EPS kuartal I FY26 sebesar $11,65, mengalahkan ekspektasi sebesar 14,08%, dengan pendapatan $4,74 miliar naik 10,13%.
Manajemen menaikkan panduan EPS FY26 menjadi $44,25–$46,25 dan menaikkan dividen 10%.
Saham Grainger telah naik 23,7% sejak awal tahun dan melonjak 452,4% dalam 10 tahun terakhir.
Harga empat digit membuat saham ini kurang terjangkau bagi investor ritel, faktor yang mendorong KLA melakukan split.
Meski demikian, belum ada sinyal resmi dari perusahaan. CEO D.
G. Macpherson hanya menyebutkan "momentum berlanjut" saat menaikkan panduan, tanpa menyinggung soal stock split.
>>> Pasar Global Pulih Kuat, Bursa Efek Kanada Catat Pencatatan Baru
Perlu dicatat, ketiga saham ini belum mengumumkan rencana split. Peringkat di atas hanya berdasarkan analisis struktural dan belum tentu menjadi kenyataan.