Julius Baer mencatat aset kelolaan (assets under management) sebesar SFr 528 miliar atau setara US$672,5 miliar dalam empat bulan pertama 2026.
Angka ini naik 1% dibandingkan posisi akhir 2025.
>>> Rory Culkin dan Kate Arizmendi Sambut Kelahiran Anak Pertama
Pertumbuhan aset didorong oleh tren pasar yang menguntungkan dan dana baru bersih sebesar SFr 3 miliar. Faktor-faktor ini berhasil mengimbangi tekanan dari penguatan franc Swiss.
Tingkat dana baru bersih tahunan mencapai 1,7%, lebih rendah dari 2,7% pada paruh kedua 2025.
Perlambatan ini terkait penerapan kerangka kerja risiko dan kepatuhan yang baru, jeda deleveraging klien, serta ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.
Bank terus melakukan penyesuaian internal dengan fokus menurunkan biaya organisasi global dan meningkatkan efisiensi operasional.
Manajemen mengonfirmasi strategi penghematan biaya kotor SFr 130 juta per tahun pada akhir 2028 berjalan sesuai rencana.
>>> BKR International Tunjuk Jeremy Vokt sebagai CEO Baru
Rasio biaya terhadap pendapatan yang disesuaikan membaik menjadi 62%, dari 67% pada semester kedua 2025.
Margin laba sebelum pajak yang disesuaikan naik menjadi 32 basis poin, dari 26 basis poin pada periode sebelumnya.
CEO Julius Baer Stefan Bollinger mengatakan, empat bulan pertama 2026 menjadi awal tahun terkuat dalam sejarah grup dalam hal pendapatan operasional.
Kinerja ini didorong oleh aset kelolaan yang mencapai rekor, aktivitas klien yang sangat tinggi, dan disiplin biaya yang berkelanjutan.
>>> Comptroller AS Abstain dari Voting FDIC Terkait Rencana Resolusi Bank
Namun, setelah penurunan aktivitas klien pada April, bank memperkirakan bulan-bulan berikutnya tidak akan mengulangi tingkat aktivitas yang sangat tinggi seperti pada kuartal pertama 2026.
Kinerja awal yang kuat dan item satu kali yang minimal membuat bank berada di jalur untuk menghasilkan laba bersih IFRS pada semester pertama 2026 yang jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Dalam perubahan organisasi terpisah, CFO Julius Baer Group Evie Kostakis memutuskan mengundurkan diri.
Pengunduran diri ini mengikuti masa transisi yang dijadwalkan pada paruh kedua tahun ini, sehingga ia dapat menerima peran kepemimpinan internasional lainnya.
Bank Swiss tersebut saat ini menyusun rencana suksesi untuk mengidentifikasi dan menunjuk pengganti.
>>> Ark Invest Beli Saham Bullish Inc. dan Kurangi Kepemilikan TSMC
Kostakis akan tetap menjalankan tanggung jawab operasionalnya hingga akhir 2026 untuk memastikan proses transisi yang stabil.