⌂ Beranda News Subsea7 Raih Kontrak Besar Proyek Ekspor Gas Goliat di Laut Barents

Subsea7 Raih Kontrak Besar Proyek Ekspor Gas Goliat di Laut Barents

Subsea7 Raih Kontrak Besar Proyek Ekspor Gas Goliat di Laut Barents
Proyek pipa bawah laut Subsea7 di Laut Barents
A A Ukuran Teks16px

Subsea7 telah mengamankan kontrak besar untuk Proyek Ekspor Gas Goliat di Laut Barents, lepas pantai Norwegia. Kontrak ini diberikan oleh operator Vår Energi.

Nilai kontrak diperkirakan antara $150 juta hingga $300 juta.

>>> Suku Bunga Hipotek AS Turun Setelah Kenaikan Singkat

Lingkup pekerjaan meliputi rekayasa, pengadaan, konstruksi, dan instalasi (EPCI) pipa baja karbon tanpa isolasi sepanjang 12,7 km dengan diameter 10 inci.

Subsea7 juga akan menangani infrastruktur bawah laut yang diperlukan untuk menghubungkan sistem ekspor gas secara aman.

Manajemen proyek dan rekayasa akan segera dimulai dari kantor Subsea7 di Stavanger, Norwegia.

>>> Paranova Resmikan Fasilitas Kemasan yang Diperluas di Cambridgeshire

Operasi lepas pantai dijadwalkan berlangsung antara 2027 dan 2028.

Kontrak ini merupakan yang pertama diberikan berdasarkan perjanjian kemitraan strategis yang ditandatangani pada akhir Maret 2026 antara Vår Energi, Subsea7, dan OneSubsea.

Wakil Presiden Subsea7 Norwegia, Erik Femsteinevik, menyatakan kebanggaannya atas penghargaan proyek ini. Menurutnya, ini adalah tonggak penting yang menunjukkan kepercayaan dan kolaborasi yang kuat antara kedua organisasi.

>>> Rekening Pasar Uang Masih Tawarkan Bunga di Atas 4% APY

Proyek ini bertujuan meningkatkan produksi minyak di ladang Goliat dengan mengelola reservoir melalui ekstraksi cadangan gas yang saat ini diinjeksikan kembali.

Gas dari ladang tersebut akan diangkut melalui sistem pipa Snøhvit sepanjang 143 km ke fasilitas LNG Hammerfest di Melkøya.

Vår Energi mengoperasikan ladang Goliat dengan kepemilikan 65%, sementara Equinor memegang 35% sisanya.

>>> Tumpang Tindih Pasar Global Dorong Volatilitas dan Likuiditas Kripto

Bulan lalu, kedua mitra mengajukan rencana pengembangan dan operasi (PDO) yang direvisi ke Kementerian Energi Norwegia.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru