iShares Core Growth Allocation ETF (AOR) menawarkan diversifikasi dengan 60% saham dan 40% obligasi, biaya rendah 0,15%, dan pengelolaan aset sekitar $3 miliar.
Dana ini dirancang sebagai solusi satu ticker bagi investor yang menginginkan portofolio seimbang tanpa perlu repot.
>>> BTS Umumkan Jadwal Tur Arirang di Asia dan Australia
Kinerja Satu Dekade
Dalam sepuluh tahun hingga pertengahan Mei 2026, AOR memberikan imbal hasil total sekitar 124%.
Sebagai perbandingan, SPDR S&P 500 ETF Trust (SPY) mencatatkan imbal hasil sekitar 261% pada periode yang sama.
Selisih kumulatifnya mencapai lebih dari 100 poin persentase, atau sekitar 5-6 poin per tahun secara annualized.
Seorang investor berusia 55 tahun yang menempatkan $100.000 di AOR pada 2016 kini memiliki sekitar $224.000, sementara dana yang sama di SPY akan bernilai hampir $361.000.
>>> Investor Diingatkan Risiko Siklus di Tengah Booming Chip Memori AI
Beban Alokasi Obligasi
Alokasi obligasi 40% di AOR menjadi faktor utama.
Ketika imbal hasil obligasi naik atau stagnan di level tinggi, harga obligasi cenderung mandek atau turun, sehingga manfaat diversifikasi berkurang.
Saat ini imbal hasil Treasury 10 tahun berada di sekitar 4,5%, berada di persentil ke-95 dari rentang satu tahun.
Imbal hasil di atas 4,4% sepanjang 2025 menekan imbal hasil obligasi tepat saat saham sedang naik.
>>> We're Nothing at All Review: Drama Ambisius Herman Yau yang Tonally Disorienting
Bagi pemegang AOR, 40 sen dari setiap dolar terikat pada dinamika tersebut. Rebalancing otomatis di dalam AOR memperburuk situasi selama pasar bull yang berkelanjutan.
Ketika saham mengungguli obligasi, dana tersebut menjual aset yang sedang naik untuk membeli obligasi.
Hal ini secara mekanis menarik uang dari aset yang tumbuh lebih cepat dan menempatkannya di aset yang tumbuh lebih lambat.
Biaya dari strategi ini terlihat jelas selama satu dekade terakhir.
>>> Barry Manilow Umumkan Tur dan Album Baru Usai Sembuh dari Kanker Paru
Meskipun AOR memberikan penurunan yang lebih kecil saat pasar bear, pengorbanan imbal hasil jangka panjang cukup signifikan bagi investor yang toleran terhadap risiko.
