⌂ Beranda News Bebe Rexha Ungkap Daftar Lagu Paling Personal dalam Hidupnya

Bebe Rexha Ungkap Daftar Lagu Paling Personal dalam Hidupnya

Bebe Rexha Ungkap Daftar Lagu Paling Personal dalam Hidupnya
Bebe Rexha berbagi playlist pribadinya
A A Ukuran Teks16px

Bebe Rexha membuka kembali kenangan masa kecilnya saat menerima kaset VHS The Little Mermaid dari ibunya. Saat itu ia berusia lima atau enam tahun.

“Saya terobsesi dengan momen Ariel menyanyikan Part of Your World,” kata Bebe Rexha. “Ada sesuatu tentang menginginkan lebih, menginginkan kehidupan yang berbeda – bahkan sebagai anak kecil, saya merasakannya.”

>>> 3 ETF Minyak dan Gas AS yang Raup Untung dari Kenaikan Harga Minyak Mentah

Perjalanan musiknya berlanjut dengan kunjungan ke toko rekaman di Times Square, New York. Bibinya membelikannya kaset What a Girl Wants milik Christina Aguilera.

“Itu sangat menyenangkan,” ujarnya. CD pertama yang ia beli sendiri adalah Just Dance milik Lady Gaga, yang terasa seperti momen kemandirian.

Untuk lagu yang ia hafal sepenuhnya, Bebe langsung teringat pada lagu hip-hop klasik tahun 1990-an. “Ready Or Not oleh Fugees,” katanya.

“Saya suka melakukan semua bagian Lauryn, meskipun saya tidak ingat mempelajarinya, saya hanya tahu.”

Pilihan Lagu untuk Berbagai Suasana

Saat bernyanyi di karaoke, Bebe memilih At Last oleh Etta James karena ikonik. Atau No Scrubs oleh TLC, karena semua orang ikut bernyanyi dan suasana menjadi meriah.

Untuk menguasai lantai dansa, ia memilih lagunya sendiri, New Religion. “Maksudku, aku harus mengatakannya!

>>> Saham Micron Anjlok 6% Meski Target Harga Dinaikkan Tajam oleh Wall Street

Lagu itu dibuat untuk energi seperti itu,” ujarnya.

Suara paling keras dalam kesehariannya bukan dari alat musik, melainkan dari anjingnya, Bear.

“Dia akan duduk di studio selama berjam-jam, dia ikut tur bersamaku, dan bahkan ketika semuanya sangat keras, dia tidur saja.

Tapi di pagi hari? Tidak mungkin.”

Sebagai penulis lagu profesional, Bebe mengaku skeptis terhadap produksi musik berbasis sampel. Ia terkejut saat lagu Insomnia milik Faithless mendapat izin untuk New Religion.

“Saya bahkan makan siang dengan Sister Bliss dan bertanya apakah dia bisa mengirimkan filenya, dan dia berkata: 'Sayangku, file itu ada di kaset.'

Ada sesuatu tentang cara musik direkam saat itu yang memberikan kehangatan yang tidak bisa dipalsukan,” katanya.

>>> Crouch Valley English Wines Review: A Rising Global Contender

Beberapa lagu membawa beban emosional berat. Trampoline oleh Shaed adalah salah satu lagu “kami” dengan mantan kekasihnya.

“Meskipun saya sangat menyukainya, saya tidak bisa kembali ke sana,” ujarnya.

Pandangan Bebe terhadap lagu klasik juga berubah seiring waktu.

“Dulu, kamu tidak bisa memutar lagu seperti Livin' on a Prayer oleh Bon Jovi – itu yang didengarkan orang tua kita.

Tapi sekarang menurutku itu omong kosong – itu lagu yang sempurna untuk diputar dengan volume penuh.”

Kekuatan musik sangat terkait dengan momen pribadi. “Lagu menghantammu secara berbeda tergantung di mana kamu berada dalam hidupmu.

>>> Taylor Swift dan Travis Kelce Hadiri Final NBA di Cleveland

Saat ini, Easy on Me oleh Adele benar-benar menyentuhku. Ada sesuatu yang begitu mentah tentang lagu itu – lagu itu membukakanmu,” pungkasnya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru