Harga minyak mentah yang bertahan di level $112 per barel akibat risiko pasokan dan ketegangan geopolitik di Selat Hormuz mendorong kinerja positif sektor energi.
Tiga ETF minyak dan gas bumi AS berhasil menangkap momentum kenaikan ini dengan kenaikan lebih dari 29% secara year to date.
>>> Crouch Valley English Wines Review: A Rising Global Contender
Profil Tiga ETF Energi AS
Berikut adalah ketiga dana tersebut dan profil investornya berdasarkan eksposur terhadap produsen hulu versus perusahaan terintegrasi.
iShares U. S.
>>> Taylor Swift dan Travis Kelce Hadiri Final NBA di Cleveland
Oil & Gas Exploration & Production ETF (IEO) — Dana ini merupakan opsi dengan beta tertinggi. Strukturnya berdasarkan kapitalisasi pasar dengan 46 posisi, mayoritas adalah perusahaan eksplorasi dan produksi murni AS.
Konsentrasi terbesar ada di ConocoPhillips (19%) dan EOG Resources (9%).
SPDR S&P Oil & Gas Exploration & Production ETF (XOP) — ETF ini menggunakan struktur bobot sama (equal-weight) sehingga perusahaan eksplorasi dan produksi berkapitalisasi kecil dapat menangkap kenaikan lebih besar dibandingkan raksasa.
>>> Booz Allen Hamilton Catat Laba Kuartal IV Lebih Tinggi Berkat Efisiensi Biaya
iShares U. S.
Energy ETF (IYE) — Dana ini mencakup perusahaan energi terintegrasi yang memberikan dividen stabil dan pendapatan lebih mulus.
>>> Kenapa Anda Harus Menghindari Bonk Meme Coin
Namun, struktur ini dapat membatasi potensi kenaikan saat harga minyak melonjak signifikan.