Wall Street ditutup positif dengan Dow Jones Industrial Average mencapai rekor tertinggi baru. S&P 500 naik 0,37% ke 7.473,47, mengamankan kenaikan mingguan kedelapan berturut-turut.
Nasdaq Composite naik 0,19% ke 26.343,97, sementara Dow Jones naik 0,58% ke 50.579,70.
>>> Pasar Privat Hapus Hambatan, Investor Ritel Setara Institusi
Beberapa perusahaan teknologi besar mencatat kenaikan signifikan menjelang laporan keuangan kuartalan pekan depan. Dell Technologies dan HP melonjak dua digit karena ekspektasi pasar yang optimistis.
Texas Instruments naik setelah mendapat upgrade analis terkait permintaan daya pusat data. Qualcomm juga naik signifikan setelah pengumuman kemitraan baru.
Workday mencatat kenaikan setelah laporan keuangan kuartalan yang diterima baik. Di sektor perdagangan spekulatif, saham komputasi kuantum seperti Rigetti Computing dan D-Wave Quantum memperpanjang kenaikan multi-hari.
>>> Pfizer: Saham Kesehatan Terpenting yang Terlupakan Investor
Faktor Makroekonomi dan Prospek Investor
Kenaikan mingguan S&P 500 terjadi saat imbal hasil Treasury 10 tahun melandai dan harga minyak global sedikit turun.
Pasar keuangan AS akan tutup pada Senin untuk libur Memorial Day.
Pelaku pasar terus memantau perkembangan negosiasi damai AS-Iran dan potensi pembukaan kembali Selat Hormuz.
Namun, kenaikan pasar saham ini bertolak belakang dengan sentimen konsumen yang turun ke titik terendah baru.
>>> Grayscale Sebut Empat Blockchain Siap Arus Modal Institusional
Laporan Survei Konsumen Mei dari Universitas Michigan menunjukkan individu masih sangat khawatir tentang inflasi dan harga bensin yang naik.
Perilaku konsumen ini bisa mengindikasikan bahwa harga energi yang tinggi mulai mempengaruhi sektor ekonomi lain.
Goldman Sachs mengeluarkan peringatan tentang risiko kenaikan imbal hasil dan inflasi yang persisten dapat memicu koreksi pasar saham.
>>> Pacar Diam-diam Pakai Kartu Kredit Pasangan hingga Rp 270 Juta
Lembaga keuangan itu mencatat investor perlu tetap waspada dan memastikan portofolio dapat diuntungkan dari reli lebih lanjut tanpa terlalu terekspos pada satu sektor atau saham.