Citi secara resmi menurunkan target harga saham Salesforce Inc. (NYSE:CRM) dari $200 menjadi $188 pada 12 Mei.
Keputusan ini diambil berdasarkan pengamatan lapangan yang menunjukkan perlambatan volume transaksi.
>>> Benchmark Pertahankan Rating Beli untuk Alibaba Usai Pertumbuhan AI Tiga Digit
Lembaga keuangan tersebut tetap mempertahankan peringkat Neutral untuk perusahaan perangkat lunak ini. Penurunan target harga terjadi menjelang rilis laporan keuangan kuartal pertama.
Tekanan Persaingan dan Siklus Penjualan
Salesforce menghadapi tekanan persaingan yang semakin ketat di pasar perangkat lunak perusahaan. Survei terhadap tiga mitra Salesforce mengungkapkan bahwa pengecer mengalami siklus deal yang lebih panjang.
Klien juga melakukan optimalisasi portofolio secara ekstensif saat perpanjangan kontrak. Hal ini terutama berdampak pada lini perangkat lunak Tableau dan Marketing Cloud.
>>> Meme Coins Plunge as Macroeconomic Pressure and Inflation Concerns Intensify
Keterlibatan pelanggan masih didominasi oleh platform kecerdasan buatan Salesforce, Agentforce. Namun, informasi dari Citi menunjukkan bahwa keterlibatan ini belum berubah menjadi adopsi produk yang luas.
Ketidakpastian Anggaran dan Kontrak Jangka Pendek
Ketidakpastian anggaran menjadi hambatan utama yang mencegah klien perusahaan memperluas penggunaan Agentforce. Perusahaan klien juga memilih durasi kontrak yang lebih pendek karena ketidakpastian sistemik seputar perkembangan AI.
>>> Visa Luncurkan Uji Coba Stablecoin dan AI Agentic Ready di Kanada
Miliarder Ray Dalio menempatkan Salesforce Inc. sebagai kepemilikan terbesar kelima dalam portofolio investasinya.
Perusahaan manajemen aset tersebut mengalokasikan 1,87% portofolio ke perusahaan perangkat lunak ini, sementara NVIDIA Corporation tetap menjadi posisi tunggal terbesarnya.
Citi memproyeksikan hasil keuangan kuartal pertama Salesforce akan sedikit di bawah atau umumnya sesuai dengan ekspektasi pasar.
>>> Marshall Wace Jadikan Amazon Pilihan Saham Utama Setelah Upgrade Analis
Kewajiban kinerja yang beredar diperkirakan tumbuh sekitar 9% dalam mata uang konstan.