Industri kamera digital berpotensi menghadapi kenaikan harga baru pada 2027 akibat melonjaknya biaya memori dan komponen elektronik.
Tekanan itu salah satunya dipicu perkembangan kecerdasan buatan yang menyerap sumber daya perangkat keras dalam jumlah besar.
Permintaan tinggi dari pusat data AI membuat pasokan chip memori dan komponen elektronik kian ketat, sehingga biaya produksi banyak perangkat teknologi ikut terdorong naik.
Canon Waspadai Kekurangan Komponen
Canon membahas persoalan ini dalam sesi tanya jawab usai pengumuman hasil bisnis kuartal ketiga 2026.
Perusahaan mengonfirmasi bahwa segmen peralatan pencetakan dan pencitraan sama-sama terdampak kekurangan komponen, khususnya papan sirkuit dan komponen elektronik.
Canon menyatakan sedang menjajaki semua opsi untuk mengamankan pasokan komponen tahun depan, termasuk bila harus menanggung biaya pengadaan lebih tinggi.
Perusahaan juga mempertimbangkan membebankan sebagian kenaikan biaya itu kepada konsumen melalui penyesuaian harga produk mulai 2027.
Sebelumnya Canon memperkirakan harga memori akan mendingin pada paruh kedua 2027.
Namun prospek terbaru menunjukkan biaya memori dan bahan baku kemungkinan tidak menurun tahun depan.
Kamera digital pun tak luput dari tren ini karena memori berperan penting dalam pemrosesan gambar, penyimpanan data sementara, serta fitur seperti pemotretan beruntun cepat dan perekaman video resolusi tinggi.
Karena itu, model kamera yang tidak dipasarkan dengan fitur AI sekalipun tetap terpengaruh fluktuasi harga memori.
