⌂ Home › News › Layar Belakang Ponsel China Meluas dari Premium ke Rp2,7 Juta
News

Layar Belakang Ponsel China Meluas dari Premium ke Rp2,7 Juta

Ponsel dengan layar sekunder di punggung
A A Text Size16px

Punggung ponsel kini tidak lagi hanya menjadi tempat kamera.

Produsen di China mulai menanam layar kedua di sana, dan tren ini telah merambah dari ponsel seharga Rp25,5 juta hingga Rp2,7 juta.

Xiaomi meluncurkan Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max di China pada 23 September 2026.

Keduanya mempertahankan layar OLED belakang berukuran 2,7 inci pada 18 Pro dan 2,9 inci pada Pro Max, dengan refresh rate hingga 120Hz dan kecerahan 4.000 nits.

Layar ini mampu memuat lebih dari 100 kartu aplikasi, mulai dari notifikasi, kontrol cepat, gim mini, hingga kartu buatan AI.

Honor Bawa Layar Belakang ke Kelas Bawah

Sebelas hari setelah peluncuran Xiaomi, Honor membawa ide serupa ke kelas bawah melalui Honor X5ds di Afrika Selatan.

Layar LCD 2,01 inci (240 x 296 piksel) di punggungnya digunakan untuk swafoto dengan kamera belakang, notifikasi panggilan, dan kontrol musik.

Harganya USD150, setara Rp2,7 juta. Di China, Honor Play 20A sudah lebih dulu membawa layar belakang pada Agustus.

Seri Honor 700 yang diperkirakan meluncur November juga disebut memakainya.

Langkah ini menunjukkan bahwa layar sekunder di punggung ponsel tidak lagi eksklusif untuk perangkat premium. Produsen berlomba menghadirkan fitur tersebut ke berbagai segmen harga.

About the Author
🔗 Related Post
📰 Latest Updates