Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) bersiap menghadapi transisi kepemimpinan di kursi pelatih tim nasional. Didier Deschamps dipastikan mundur setelah kontraknya berakhir pada 31 Juli 2026.
Mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, kini mencuat sebagai kandidat paling difavoritkan. Ia dinilai tepat untuk menakhodai skuad Les Bleus.
Dukungan dari Internal Tim
Penyerang Timnas Prancis, Ousmane Dembele, memberikan apresiasi tinggi terhadap Deschamps. Ia menyebut Deschamps telah memberikan kontribusi besar bagi tim.
Dembele juga mengakui kapasitas Zidane sebagai pelatih. Ia berharap legenda sepak bola Prancis itu segera memimpin ruang ganti Les Bleus.
"Dia adalah yang terhebat, ikon sejati sepak bola Prancis. Pelatih luar biasa yang memenangkan tiga Liga Champions berturut-turut bersama Madrid," ujar Dembele.
Bek kiri Al Hilal, Theo Hernandez, juga memberikan sinyal positif. Ia pernah merasakan langsung sentuhan Zidane saat di Real Madrid.
"Zidane adalah pelatih hebat dan pribadi yang luar biasa. Kita lihat saja nanti setelah Piala Dunia," kata Hernandez.
Pandangan dari Luar
Mantan kapten Timnas Brasil, Cafu, memuji karisma Zidane. Ia yakin Zidane bisa mentransfer pengalamannya kepada generasi muda.
"Ketika seseorang seperti Zidane berbicara tentang sepak bola, para pemain akan mendengarkan," ujar Cafu.
Marcel Desailly, mantan rekan setim Deschamps dan Zidane saat juara Piala Dunia 1998, memprediksi perubahan taktik besar jika Zidane datang.
Ia yakin Zidane akan menerapkan filosofinya sendiri.
"Saya yakin empat atau lima pemain inti era Deschamps akan keluar untuk memberi tempat pada filosofi berbeda," kata Desailly.
Desailly juga mengungkapkan alasan Zidane menolak tawaran klub elite Eropa. Menurutnya, Zidane menginginkan keseimbangan hidup yang ditawarkan tim nasional.
Sementara itu, Desailly meyakini Deschamps tidak akan pensiun. Ia memprediksi Deschamps akan menangani tim nasional lain.
