⌂ Home News Laba Bersih Telkom Indonesia Anjlok 21,72% pada Kuartal I 2026
News

Laba Bersih Telkom Indonesia Anjlok 21,72% pada Kuartal I 2026

Gedung Telkom Indonesia di Jakarta
Gedung Telkom Indonesia di Jakarta
A A Text Size16px

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melaporkan penurunan laba bersih yang signifikan pada kuartal I 2026.

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 21,72% secara tahunan menjadi Rp4,34 triliun.

Penurunan ini terjadi di tengah pertumbuhan pendapatan yang tipis.

Total pendapatan Telkom naik 1,50% menjadi Rp37,18 triliun dari Rp36,63 triliun pada kuartal I 2025.

Namun, pertumbuhan pendapatan tidak mampu mengimbangi lonjakan beban operasional. Beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi melesat menjadi Rp11,09 triliun dari sebelumnya Rp9,60 triliun.

Selain itu, beban depresiasi dan amortisasi juga meningkat menjadi Rp8,69 triliun dari Rp8,37 triliun. Akibatnya, laba usaha Telkom turun 12,17% menjadi Rp8,92 triliun.

Tekanan tambahan berasal dari kerugian belum direalisasi atas perubahan nilai wajar investasi sebesar Rp309 miliar. Angka ini berbalik dari keuntungan Rp308 miliar pada periode tahun lalu.

Setelah dikurangi biaya keuangan bersih Rp1,02 triliun dan pajak penghasilan neto Rp2,19 triliun, total laba periode berjalan menyusut menjadi Rp6,05 triliun dari Rp7,33 triliun.

Dari total laba berjalan tersebut, porsi laba bersih murni tercatat Rp4,34 triliun. Sementara itu, bagian kepentingan non-pengendali mencapai Rp1,71 triliun.

Penurunan laba bersih juga berdampak pada laba per saham dasar.

Laba bersih per saham seri B turun menjadi Rp43,90 per lembar dari sebelumnya Rp56,02 per lembar.

About the Author
📰 Latest Updates