Sutradara asal Indonesia, Kamila Andini, mencatat prestasi internasional di Festival Film Cannes 2026. Ia memenangkan penghargaan dalam program Women in Cinema Spotlight.
Penghargaan ini diberikan oleh Red Sea Film Foundation. Program tersebut bertujuan memperkuat ekosistem pekerja film perempuan di seluruh dunia.
Kamila Andini menjadi satu-satunya sineas dari Asia Tenggara yang menerima apresiasi ini.
Empat sineas perempuan lain juga mendapat penghargaan serupa, yaitu Aixa Kay, Tara Sutaria, Genevieve Nnaji, dan Marie-Clémentine Dusabejambo.
Melalui Instagram pribadinya pada 16 Mei 2026, Kamila mengungkapkan rasa syukur. "Pengalaman ini benar-benar sebuah anugerah yang membuat saya merasa sangat rendah hati," tulisnya.
Ia juga berterima kasih kepada Red Sea Film Foundation atas kesempatan berharga tersebut. "Rasanya benar-benar seperti pelukan yang hangat," tambahnya.
Dalam wawancara dengan Deadline, Kamila menceritakan pengalamannya di program tersebut. Ia merasa ruang apresiasi itu memberinya kesempatan untuk mengekspresikan diri sepenuhnya.
"Menjadi perempuan di industri yang sangat maskulin ini, terkadang kita bahkan tidak bisa menjadi diri sendiri," ujarnya.
"Berada di sini bersama para kreator perempuan berbakat membuat saya merasa bisa kembali menjadi diri sendiri."
Women in Cinema Spotlight merupakan inisiatif Red Sea Film Foundation untuk menghormati dan mendukung suara perempuan di industri sinema global.
Program ini juga menjadi ruang strategis bagi pembuat film untuk memperluas jaringan dan membuka peluang kolaborasi lintas negara.
