PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) membagikan dividen final tahun buku 2025 senilai US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,55 triliun.
Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat (22/5/2026).
Dividen final tersebut melengkapi dividen interim sebesar US$ 250 juta yang telah dikucurkan sebelumnya. Total kumulatif laba yang dibagikan untuk tahun buku 2025 mencapai US$ 450 juta.
Manajemen perusahaan belum mempublikasikan rincian nominal definitif per lembar saham.
Namun, berdasarkan asumsi total saham beredar saat ini sebanyak 7.786.891.760 lembar, potensi dividen mencapai Rp 456 per saham.
Rasio yield dividen final diperkirakan sekitar 5,47 persen.
Jadwal Pembayaran Dividen
Jadwal pendistribusian dividen telah disusun oleh manajemen.
Batas akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum date) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 4 Juni 2026.
Periode ex date ditetapkan pada 5 Juni 2026. Proses recording date pemegang saham yang berhak akan dilakukan pada 8 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Pembayaran final direalisasikan pada 18 Juni 2026.
Kebijakan pembagian keuntungan ini diambil setelah emiten membukukan kinerja keuangan positif sepanjang tahun lalu. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$ 760,17 juta.
Selain menyetujui anggaran dividen, forum RUPST juga memberikan mandat kepada perseroan untuk melakukan aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham.
Alokasi dana untuk buyback maksimal Rp 5 triliun.
