Saham HIVE Digital Technologies mencatat kenaikan signifikan setelah perusahaan mengumumkan proyek infrastruktur kecerdasan buatan (AI) berskala besar di Ontario, Kanada.
Proyek tersebut digarap melalui anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki, BUZZ High Performance Computing Inc.
Dalam perdagangan sesi pagi 18 Mei, saham HIVE melonjak 34% setelah merilis cetak biru untuk apa yang disebut sebagai salah satu 'gigafactory' AI berdaulat terbesar di Kanada, yang berlokasi di kawasan Greater Toronto Area.
Saham kemudian diperdagangkan setinggi $3,92 pada hari itu, mencatat kenaikan sekitar 45% dibandingkan harga penutupan $2,69 pada 15 Mei.
Perusahaan mengonfirmasi bahwa BUZZ High Performance Computing terus memajukan investasi infrastruktur AI besar di Ontario.
Sehari kemudian, pada 19 Mei, HIVE naik kelas ke Bursa Efek Toronto (Toronto Stock Exchange).
Pada saat penulisan 20 Mei, saham HIVE diperdagangkan di $3,76.
Kenaikan Target Harga dari Cantor Fitzgerald
Menyusul pengumuman infrastruktur tersebut, Cantor Fitzgerald menaikkan target harga saham HIVE menjadi $4,60 dari $3 pada 19 Mei, sambil mempertahankan peringkat Overweight.
Lembaga keuangan itu kini menilai bisnis cloud HIVE menggunakan estimasi pendapatan tahun kalender 2027, beralih dari estimasi tahun kalender 2026 yang digunakan sebelumnya.
Bahkan dengan revisi valuasi ini, Cantor Fitzgerald menyebutkan bahwa mereka belum memperhitungkan pengaktifan penuh tambahan 320 megawatt yang baru-baru ini dimasukkan ke portofolio HIVE.
Analis Cantor Fitzgerald, Brett Knoblauch, menyatakan bahwa perkiraan kekurangan komputasi pada 2026 dan 2027 dapat menciptakan permintaan signifikan terhadap infrastruktur komputasi HIVE.
Menurut analis, kesepakatan cloud besar dengan pemain industri besar berpotensi memberikan dukungan yang cukup untuk membiayai sebagian besar proyek tersebut.
