⌂ Home News Harga Minyak Dunia Anjlok Akibat Isyarat Damai Trump-Iran
News

Harga Minyak Dunia Anjlok Akibat Isyarat Damai Trump-Iran

Harga minyak turun akibat isyarat damai Trump-Iran
Harga minyak turun akibat isyarat damai Trump-Iran
A A Text Size16px

Harga minyak mentah dan bensin global anjlok pada Rabu setelah Amerika Serikat mengumumkan negosiasi damai dengan Iran.

Pasar bereaksi terhadap ekspektasi bahwa resolusi konflik dapat segera membuka kembali Selat Hormuz yang diblokade.

Data menunjukkan minyak mentah WTI Juli ditutup turun 5,89 poin atau 5,66 persen.

Sementara bensin RBOB Juli turun 0,1911 poin atau 5,35 persen ke level terendah dalam 1,5 pekan.

Penurunan harga terjadi setelah pernyataan publik mengenai kemajuan diplomatik memicu spekulasi kembalinya pasokan minyak ke pasar global.

Presiden Donald Trump menyebut negosiasi dengan Iran berada di "tahap akhir". Ia mengatakan pembicaraan bisa mencapai kesimpulan cepat jika kedua pihak memenuhi syarat diplomatik pada pekan mendatang.

"Mereka bersikap masuk akal," kata Trump. Ia juga menyatakan "mungkin" akan memberi Iran batas waktu hingga awal pekan depan untuk mencapai kesepakatan damai.

Dampak Blokade dan Respons Militer

Pasar juga bereaksi terhadap diskusi NATO mengenai kemungkinan pengerahan kapal pengawal untuk kapal komersial melalui Selat Hormuz setelah awal Juli.

Sementara itu, Pakistan mengerahkan 8.000 tentara, jet tempur, dan sistem pertahanan udara ke Arab Saudi.

Langkah ini berdasarkan pakta pertahanan bersama setelah serangan drone baru-baru ini di Uni Emirat Arab dan infrastruktur Saudi.

Reuters melaporkan pasukan Pakistan tersebut merupakan "kekuatan tempur yang substansial".

Meski ada perkembangan diplomatik, kendala pasokan masih parah.

Data Badan Energi Internasional mencatat persediaan minyak global turun 4 juta barel per hari selama Maret dan April.

Lebih dari 80 fasilitas energi rusak selama pertempuran. Badan Energi Internasional memperkirakan pasar minyak "sangat kekurangan pasokan" hingga Oktober.

Goldman Sachs memperkirakan produksi minyak mentah Teluk Persia telah berkurang 14,5 juta barel per hari.

Hampir 500 juta barel terkuras dari stok global karena fasilitas penyimpanan lokal mencapai kapasitas maksimum.

About the Author
📰 Latest Updates