⌂ Beranda News 4 Cara Mengatasi Cemburu agar Tidak Berujung Overthinking

4 Cara Mengatasi Cemburu agar Tidak Berujung Overthinking

4 Cara Mengatasi Cemburu agar Tidak Berujung Overthinking
Pasangan berdiskusi dengan tenang untuk mengatasi rasa cemburu
A A Ukuran Teks16px

Rasa cemburu memang wajar muncul dalam sebuah hubungan. Namun, jika dibiarkan berkembang tanpa dikendalikan, perasaan ini bisa berubah menjadi overthinking yang melelahkan.

Banyak orang terjebak dalam asumsi negatif, membayangkan skenario terburuk, hingga terus-menerus mencari kepastian dari pasangan. Dilansir dari Psychology Today, berikut empat cara mengatasi cemburu agar hubungan tetap sehat.

>>> Kagama AI Beri Dua Catatan Kritis untuk Pengembangan AI Nasional

Belajar Berdamai dengan Ketidakpastian

Langkah ini dilakukan dengan menerima bahwa tidak semua hal dalam hubungan dapat dikendalikan atau dipastikan.

Menerima ketidakpastian sebagai bagian alami dari hubungan dapat mengurangi dorongan untuk terus mencari validasi berlebihan dari pasangan.

>>> Kementerian ESDM Ajak Gaikindo Uji Coba Bensin Bioetanol E20

Fokus pada Memahami, Bukan Menghilangkan

Alih-alih menghapus rasa cemburu sepenuhnya, hal yang lebih penting adalah memahami emosi tersebut dan mengenali pola pikir yang memperkuatnya.

Dengan memahami sumbernya, seseorang dapat lebih mudah membedakan antara kekhawatiran berdasarkan fakta dan ketakutan yang berasal dari asumsi.

Mengubah Cara Pandang terhadap Hubungan

Menggunakan pendekatan Emotional Schema Therapy (EST) untuk mengenali dan mengevaluasi pikiran negatif secara objektif.

>>> Saham LUCY Catat Crossing Rp524 Miliar di Pasar Negosiasi

Pendekatan ini membantu pasangan menyadari bahwa tidak ada hubungan yang benar-benar sempurna, sehingga dapat mengurangi tekanan serta ekspektasi berlebihan.

Jangan Biarkan Pikiran Negatif Membesar

Penting untuk berhenti sejenak dan meninjau kembali pikiran yang muncul sebelum langsung mempercayainya.

>>> Saham Telkom Anjlok 7,43 Persen pada Sesi Pertama Perdagangan

Langkah ini bermanfaat untuk mencegah asumsi atau skenario buruk yang awalnya kecil berkembang menjadi overthinking yang merusak hubungan.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru