⌂ Beranda News BOJ Naikkan Suku Bunga Acuan ke Level Tertinggi Sejak 1995
News

BOJ Naikkan Suku Bunga Acuan ke Level Tertinggi Sejak 1995

Gedung Bank of Japan di Tokyo
Gedung Bank of Japan di Tokyo
A A Ukuran Teks16px

Bank of Japan (BOJ) menaikkan suku bunga acuan sebesar seperempat poin persentase menjadi 1% pada Selasa (16/6/2026).

Level ini merupakan yang tertinggi sejak 1995.

Keputusan tersebut telah banyak diperkirakan oleh para ekonom dan pelaku pasar. Pemungutan suara untuk kebijakan ini adalah 7-1, dengan anggota dewan Toichiro Asada menentang.

Sinyal Normalisasi Lebih Lanjut

BOJ juga memberi sinyal bahwa normalisasi kebijakan lebih lanjut akan segera dilakukan.

Bank sentral akan mempertahankan pembelian obligasi tetap stabil pada laju bulanan sekitar ¥2 triliun mulai April 2027, yang mengindikasikan penghentian pengurangan pembelian.

Rapat kebijakan ini berlangsung tanpa kehadiran Gubernur Kazuo Ueda, yang dirawat di rumah sakit pekan lalu untuk pengobatan infeksi kista hati.

Ini adalah pertama kalinya sejak pertemuan darurat pada 2010 dewan tersebut bertemu tanpa gubernur.

Ueda berencana menyampaikan pandangannya kepada dewan tanpa berpartisipasi dalam pemungutan suara. Wakil Gubernur Shinichi Uchida akan menggantikan Ueda dalam konferensi pers pukul 15.30 waktu Tokyo.

Yen sedikit melemah menjadi 160,24 per dolar AS setelah pengumuman.

Mata uang Jepang telah berfluktuasi di sekitar level 160 sejak pekan lalu, mendekati kisaran yang mendorong Kementerian Keuangan melakukan intervensi pada akhir April.

Mayoritas pengamat BOJ yang disurvei Bloomberg memperkirakan kenaikan suku bunga berikutnya terjadi sekitar setiap enam bulan.

Namun, mantan kepala ekonom BOJ Hideo Hayakawa percaya tindakan selanjutnya bisa terjadi paling cepat Oktober.

BOJ harus menghindari kesan terlalu agresif karena sensitivitas politik.

Perdana Menteri Sanae Takaichi telah mengindikasikan preferensi untuk kebijakan moneter akomodatif dan meminta Ueda menetapkan kebijakan yang tepat.

📰 Update Terbaru