⌂ Home News Bank Indonesia Diperkirakan Tahan Suku Bunga Acuan, Ini Tiga Faktor Pertimbangannya
News

Bank Indonesia Diperkirakan Tahan Suku Bunga Acuan, Ini Tiga Faktor Pertimbangannya

Gedung Bank Indonesia di Jakarta
Bank Indonesia melakukan intervensi pasar untuk menjaga stabilitas rupiah
A A Text Size16px

Bank Indonesia (BI) diproyeksikan tidak akan menaikkan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar siang ini.

Proyeksi ini muncul karena tiga kebijakan sebelumnya dinilai masih efektif menstabilkan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh YB Suhartoko, Dosen Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, pada Rabu (17/6/2026). Menurutnya, BI kemungkinan besar akan menahan suku bunga.

Tiga kebijakan yang dimaksud adalah kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, kenaikan suku bunga SRBI, dan penurunan biaya hedging.

Kebijakan ini terbukti mendorong penguatan rupiah hingga berada di bawah level Rp 18.000 per dolar AS.

Selain itu, meredanya eskalasi perang Iran melawan AS dan Israel serta dibukanya Selat Hormuz turut mengurangi ketidakpastian. Hal ini membuat rupiah diperkirakan berpotensi menguat kembali.

Dampak pada Pasar Keuangan dan Kredit

Penahanan suku bunga juga penting untuk menghindari dampak langsung pada pasar keuangan domestik.

Jika suku bunga naik, yield surat berharga negara akan meningkat dan berujung pada kenaikan biaya obligasi.

Di sisi lain, sektor kredit perbankan diprediksi tetap stabil. Transmisi kebijakan moneter yang lambat dan likuiditas yang melimpah menjadi faktor penopang, meskipun permintaan kredit masih rendah.

Suhartoko mencatat bahwa nilai kredit yang belum dicairkan (undisbursed loan) mencapai Rp2.527,46 triliun, setara 22,59% dari total plafon kredit.

Fenomena ini mencerminkan pelaku usaha yang masih menahan ekspansi bisnis.

Jika suku bunga kredit tetap dinaikkan, masyarakat cenderung menunda konsumsi barang tahan lama.

Sementara itu, survei Bloomberg terhadap 30 ekonom menghasilkan median estimasi BI Rate sebesar 5,75% setelah kenaikan agresif 75 bps dalam sebulan terakhir.

Proyeksi pelaku pasar menunjukkan kisaran suku bunga terkonsentrasi pada 5,5-5,75%, yang memberi sinyal kecilnya ruang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

About the Author
📰 Latest Updates