⌂ Beranda News GIGI Ungkap Rahasia Bertahan 32 Tahun dan Rilis Album ke-25

GIGI Ungkap Rahasia Bertahan 32 Tahun dan Rilis Album ke-25

GIGI Ungkap Rahasia Bertahan 32 Tahun dan Rilis Album ke-25
Personel GIGI: Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, Gusti Hendy
A A Ukuran Teks16px

Grup musik pop-rock asal Bandung, GIGI, memasuki usia 32 tahun perjalanan karier. Band ini terus menegaskan posisinya sebagai salah satu kelompok musik paling konsisten di Indonesia.

Formasi saat ini terdiri dari Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bass), dan Gusti Hendy (drum).

>>> DJP Ajukan Pagu Indikatif Rp 5,40 Triliun untuk Anggaran 2027

Mereka telah melewati berbagai fase berat, mulai dari pergantian personel hingga konflik internal.

Momen Krusial Thomas Ramdhan

Salah satu momen krusial terjadi pada April 2026 ketika Thomas mengisyaratkan kemungkinan hengkang akibat persoalan internal.

Thomas sebelumnya pernah meninggalkan GIGI pada 1996 karena masalah ketergantungan narkotika, lalu kembali pada 1999.

Dalam program Q&A Metro TV, Thomas mengungkapkan bahwa keinginannya keluar dari band saat itu serius, bukan sekadar gimik.

Kondisi berubah setelah komunikasi antarpersonel membaik.

"Alhamdulillah, masih bisa ngobrol akhirnya berempat," ujar Thomas. Diskusi bersama anggota band membuatnya merefleksikan perjalanan panjang yang telah mereka bangun.

Dewa Budjana menanggapi unggahan Thomas yang menyebut "kemungkinan" hengkang. "Enggak dibaca kemungkinannya, makanya baca caption," sahut Budjana.

>>> Ekonom Ramal Suku Bunga BI Rate Naik Lagi di RDG Juni

Persaudaraan di Balik Panggung

Hubungan para personel kini telah menjadi ikatan persaudaraan yang erat. Thomas mengenang dukungan rekan-rekannya saat menjalani rehabilitasi.

Armand, Budjana, dan Dani Pete datang menjenguknya di rumah sakit.

"Padahal gue habis keluar dari rumah sakit itu tidak ada di GIGI. Tapi mereka datang untuk support supaya gue sembuh," ungkap Thomas.

Armand Maulana mengingat periode album "2 x 2" pada 1997 sebagai titik terberat. Saat itu band hanya tersisa dirinya dan Dewa Budjana.

Seluruh Indonesia sudah tidak percaya lagi pada GIGI.

Armand dan Budjana sempat mempertimbangkan membubarkan GIGI dan membentuk proyek duo. Namun, masukan dari manajer Dhani Pette membuat mereka melanjutkan dengan formasi Budhy dan Opet.

>>> Harga Emas Perhiasan 15 Juni 2026: Raja Emas Turun, Laku Emas dan Hartadinata Stabil

Bagi Dewa Budjana, momen paling berkesan adalah saat seluruh mantan personel GIGI berkumpul dan tampil reuni di acara pernikahannya di Klungkung, Bali, pada 2004.

Pertemuan itu menjadi awal rangkaian konser reuni yang terus berjalan.

Gusti Hendy memiliki pengalaman emosional saat Dewa Budjana datang menemani di area parkir rumah sakit selama proses kelahiran anak keempatnya di masa pandemi.

"Dia nungguin di parkiran sampai lahiran, padahal nggak boleh masuk. Buat saya itu sangat wow," ujar Hendy.

Album ke-25: Forever In The Air

Di tengah perjalanan panjang, GIGI merayakan tonggak baru lewat album "Forever In The Air", album studio ke-25 mereka.

Album berisi sembilan lagu ini direkam di Power Station at Berklee NYC, Amerika Serikat.

Studio legendaris itu pernah digunakan musisi dunia seperti The Rolling Stones hingga Bruno Mars.

>>> Harga Obligasi Pemerintah Naik Signifikan Imbas Penguatan Rupiah 15 Juni 2026

GIGI memilih metode rekaman analog dengan pita kaset untuk menghadirkan nuansa organik dan menegaskan semangat kebersamaan.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru