Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pemerintah daerah untuk melibatkan sekolah swasta unggul dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Langkah ini diambil untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan alternatif bagi masyarakat.
>>> Saham BUMN Dorong IHSG Melonjak Lebih dari 3,5 Persen
Peran Sekolah Swasta Unggul
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menyampaikan bahwa sekolah swasta berakreditasi unggul perlu diberikan ruang dalam sistem seleksi tersebut.
Hal ini agar calon peserta didik tidak hanya terfokus pada sekolah negeri.
"Kita mendorong pemerintah daerah dan panitia SPMB daerah menyertakan sekolah swasta yang sudah terakreditasi unggul dalam proses SPMB ini," kata Fajar Riza Ul Haq.
>>> Harga Mobil Listrik Bekas Juni 2026 Turun di Bawah Rp150 Juta
Melalui keterlibatan ini, para calon siswa diharapkan memiliki opsi yang lebih fleksibel saat menentukan sekolah tujuan mereka.
"Sehingga nanti murid itu bisa memasukkan swasta unggul itu dalam pilihan satu atau pilihan dua," ujar Fajar Riza Ul Haq.
Koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pihak swasta berkualitas dinilai krusial. Sebab, daya tampung sekolah negeri yang terbatas tidak mampu mengakomodasi seluruh calon siswa.
Di samping itu, pelaksanaan SPMB 2026 diklaim berjalan dengan kondisi yang jauh lebih kondusif. Terjadi penurunan persoalan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
>>> Kesepakatan Damai AS-Iran Berpotensi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
"Kalau dibilang laporan itu pasti ada. Namanya juga sekolah begitu luas dan begitu banyak.
Tetapi yang kira-kira menjadi isu perhatian nasional itu jauh berkurang dibanding tahun lalu," kata Fajar Riza Ul Haq.
Kemendikdasmen menyatakan bahwa wilayah-wilayah yang mengikuti instruksi dan ketentuan pusat berhasil menyelenggarakan proses penerimaan murid baru tanpa kendala yang berarti.
>>> Kemendikdasmen Ancam Kunci Dapodik Sekolah yang Langgar Batas Rombel
"Saya sudah cek monitor termasuk tadi di Surabaya, di Lamongan tidak ada keluhan," ujar Fajar Riza Ul Haq.