⌂ Beranda News Harga Emas Dunia Melesat ke US$ 4.284 Per Troy Ons 15 Juni 2026

Harga Emas Dunia Melesat ke US$ 4.284 Per Troy Ons 15 Juni 2026

Harga Emas Dunia Melesat ke US$ 4.284 Per Troy Ons 15 Juni 2026
Grafik harga emas dunia melonjak ke US$ 4.284 per troy ons
A A Ukuran Teks16px

Harga emas di pasar spot dunia mengalami lonjakan tajam pada pembukaan perdagangan pekan ini.

Komoditas logam mulia tersebut berpotensi mencatatkan penguatan selama tiga hari berturut-turut jika berhasil menutup perdagangan di zona positif.

>>> Belanda vs Jepang Imbang 2-2, Warganet Indonesia Ramai Beri Komentar

Berdasarkan data Bloombergtechnoz, harga emas spot bertengger di level US$ 4.284,4 per troy ons pada Senin (15/6/2026) pukul 06:38 WIB.

Angka ini menunjukkan lonjakan sebesar 1,5 persen dibandingkan posisi penutupan akhir pekan lalu.

Tren positif ini memperpanjang reli kenaikan yang terjadi pada dua hari perdagangan sebelumnya. Sepanjang dua hari tersebut, nilai emas tercatat sudah melesat hingga 3,69 persen.

Lonjakan harga emas saat ini didorong oleh munculnya euforia pasar terkait rencana penandatanganan kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Kedua belah pihak dikabarkan segera meresmikan perjanjian perdamaian dalam waktu dekat.

Informasi dari sejumlah pejabat senior menyebutkan bahwa kedua negara akan menandatangani kesepakatan pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Agenda penting ini dijadwalkan berlangsung di sela-sela konferensi G7 pekan ini.

Konferensi G7 sendiri dilaksanakan di Evian, Prancis, pada 15 hingga 17 Juni 2026.

Sementara itu, penandatanganan dokumen kesepakatan antara AS dan Iran kemungkinan besar digelar di Jenewa, Swiss, yang berada dekat dengan lokasi konferensi.

>>> IHSG Diprediksi Menguat Imbas Kesepakatan Damai AS-Iran

Seorang petinggi G7 membocorkan bahwa pejabat senior Iran telah memberikan indikasi kuat mengenai tercapainya kesepakatan tersebut. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perwakilannya dalam agenda penting ini.

"Wakil Presiden AS JD Vance dan Utusan Khusus Steve Wifkoff akan mewakili diri saya dalam acara tersebut," kata Donald Trump.

Kesepakatan damai interim ini akan memperpanjang masa gencatan senjata selama dua bulan sekaligus membuka ruang negosiasi lanjutan terkait program nuklir Iran.

Perjanjian ini juga mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz dan pencabutan blokade pelabuhan Iran oleh AS.

Sentimen perdamaian di kawasan Timur Tengah tersebut langsung berdampak pada pasar komoditas energi dengan merontokkan harga minyak dunia.

Harga minyak jenis brent merosot 4,15 persen ke level US$ 83,7 per barel pada pukul 06:55 WIB.

Kondisi harga minyak yang lebih terkendali dinilai dapat meredam ancaman inflasi tinggi secara global.

Situasi ini memberikan ruang bagi bank sentral di berbagai negara untuk menahan diri dari kebijakan menaikkan suku bunga acuan.

Emas sendiri dikategorikan sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset.

Oleh karena itu, investasi pada instrumen emas cenderung menjadi kurang menguntungkan bagi pelaku pasar saat kondisi suku bunga tinggi.

>>> Empat Negara Eropa Desak Pembukaan Kembali Selat Hormuz Tanpa Syarat

Berdasarkan analisis teknikal harian, posisi emas sebenarnya masih berada di dalam zona bearish.

Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di angka 41, di mana posisi di bawah angka 50 mengonfirmasi tren pelemahan.

Meskipun demikian, indikator Stochastic RSI 14 hari terpantau sudah menyentuh level 80.

Posisi ini menunjukkan bahwa pergerakan aset komoditas tersebut sudah berada di ambang batas jenuh beli atau oversold.

Melihat kombinasi faktor tersebut, pergerakan harga emas memiliki potensi untuk menguji titik resisten terdekat pada level US$ 4.297 per troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 10.

Target resisten selanjutnya diproyeksikan berada di kisaran US$ 4.330 per troy ons.

Apabila momentum penguatan terus berlanjut, target paling optimistis untuk kenaikan emas berada di level US$ 4.384 per troy ons.

Sebaliknya, jika harga berbalik arah dan melemah, maka level US$ 4.271 per troy ons akan menjadi area support terdekat.

Kegagalan mempertahankan area support terdekat berisiko membawa harga emas jatuh lebih dalam menuju rentang US$ 4.259 hingga US$ 4.241 per troy ons.

>>> Dwayne Johnson Idap Epididymitis Usai Temukan Benjolan Testis

Adapun target paling pesimistis atau titik support terjauh diperkirakan berada pada level US$ 4.101 per troy ons.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru