Dua pemain tunggal putra muda Indonesia sukses mengamankan tempat di babak semifinal Australian Badminton Open 2026. Turnamen ini digelar di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia.
Prestasi itu diraih oleh Alwi Farhan Alhasny dan Mohammad Zaki Ubaidillah. Keberhasilan mereka menjadi bukti nyata program pembinaan berkelanjutan PBSI dengan dukungan BNI.
>>> Transmart Full Day Sale 14 Juni 2026: Diskon hingga 50% + 20%
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan capaian Alwi dan Ubed membuktikan atlet muda Indonesia mampu bersaing di panggung tertinggi.
Hal ini sekaligus menggambarkan efektivitas pembinaan yang konsisten dan terstruktur.
"Selain peningkatan kemampuan teknis, pengalaman bertanding di berbagai turnamen internasional juga berperan penting dalam membentuk mental juara," kata Okki dalam keterangan tertulis.
Alwi Farhan mengunci tiket semifinal setelah menaklukkan pebulu tangkis Taiwan, Lee Chia Hao, di perempat final. Dia menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-15.
>>> BPJS Kesehatan Perkuat TKMKB untuk Jaga Mutu Layanan JKN
Hasil ini melampaui pencapaian Alwi pada Australian Open tahun sebelumnya yang terhenti di perempat final. Sebelumnya, Alwi juga menambah jam terbang di Singapore Open dan Indonesia Open.
Langkah impresif Alwi diikuti oleh Mohammad Zaki Ubaidillah yang akrab disapa Ubed. Dia melenggang ke semifinal usai menyingkirkan wakil Malaysia, Justin Hoh, di perempat final.
Ubed tampil mendominasi dan menang dua gim langsung 21-7 dan 21-13. Pertandingan tersebut selesai dalam 38 menit.
>>> Rupiah Berpotensi Menguat Menuju Level Rp 17.500 per Dolar AS
Di semifinal, Alwi akan menghadapi tunggal putra asal Hong Kong. Sementara itu, Ubed bakal bertemu wakil China, Dong Tian Yao.
Jika kedua pemain Indonesia menang, maka akan tercipta all Indonesian final di sektor tunggal putra Australian Open 2026.
"Kami berharap pengalaman bertanding di turnamen level atas dapat memperkuat kepercayaan diri dan kematangan atlet muda," kata Okki.
Keterlibatan BNI merupakan bagian dari komitmen jangka panjang melahirkan generasi baru bulu tangkis yang kompetitif di kancah global.
>>> Fibrelayering: Metode Konsumsi Serat Bertahap untuk Kesehatan Pencernaan
Melalui kolaborasi dengan PBSI, BNI menargetkan lebih banyak atlet muda mendapat kesempatan berkembang.
