⌂ Beranda News Warna Keju Tidak Menentukan Kualitas Nutrisinya

Warna Keju Tidak Menentukan Kualitas Nutrisinya

Warna Keju Tidak Menentukan Kualitas Nutrisinya
Berbagai jenis keju di atas piring kayu
A A Ukuran Teks16px

Keju hadir dalam berbagai warna, dari putih pucat hingga jingga terang. Namun, warna tersebut tidak selalu mencerminkan kualitas atau kandungan gizinya.

Faktor utama yang memengaruhi warna keju adalah komposisi susu sebagai bahan baku.

>>> Timnas AS Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Keju dari susu sapi umumnya memiliki warna kuning alami dari beta-karoten, pigmen yang berasal dari pakan rumput.

Kadar beta-karoten dalam susu bersifat dinamis, dipengaruhi oleh jenis pakan dan musim. Sapi yang banyak makan rumput segar menghasilkan susu dengan beta-karoten tinggi, sehingga kejunya lebih kuning.

Sebaliknya, susu dengan beta-karoten rendah menghasilkan keju berwarna lebih pucat.

>>> Kejagung Periksa Tersangka Badan Gizi yang Ajukan Justice Collaborator Pekan Depan

Selain faktor alami, produsen kerap menambahkan pewarna makanan, seperti annatto dari biji Bixa orellana, untuk menjaga konsistensi tampilan.

Perbedaan warna tidak bisa dijadikan tolok ukur kualitas. Riset menunjukkan sebagian besar konsumen tidak menjadikan warna sebagai indikator kualitas keju.

Cara Memilih Keju yang Tepat

Masyarakat disarankan memeriksa informasi nilai gizi pada kemasan, bukan hanya melihat warnanya. Komponen utama yang perlu diperhatikan meliputi protein, lemak jenuh, natrium, dan kalsium.

Protein berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta memberikan efek kenyang lebih lama. Keju dengan protein tinggi bisa menjadi pilihan baik untuk memenuhi kebutuhan harian.

>>> Bursa Efek Indonesia Catat 10 Saham Alami Penurunan Parah Selama Sepekan

Kadar lemak jenuh juga krusial. Konsumsi berlebihan perlu dibatasi karena berisiko meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Jumlah natrium tidak boleh diabaikan.

Beberapa produk memiliki kadar garam tinggi akibat metode pengolahan, yang dapat memicu tekanan darah tinggi jika dikonsumsi berlebihan.

>>> Harga Emas BSI, HRTA, Lotus Archi, dan Minigold 13 Juni 2026 Bervariasi

Kandungan kalsium menjadi nilai tambah bagi kesehatan tulang dan gigi. Mineral ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga kekuatan tulang.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru