⌂ Beranda News Elon Musk Resmi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Elon Musk Resmi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Elon Musk Resmi Jadi Triliuner Pertama di Dunia
Roket SpaceX meluncur dengan latar langit biru
A A Ukuran Teks16px

Pendiri SpaceX, Elon Musk, resmi menjadi triliuner pertama di dunia.

Hal ini terjadi setelah saham perusahaan roket dan kecerdasan buatan miliknya melonjak 19 persen pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026.

>>> Cara Menurunkan Desil DTSEN 2026 dan Panduan Cek Status

Lonjakan saham menjadi US$160,95 per lembar membuat nilai SpaceX melonjak menjadi US$2,2 triliun, seperti dilansir dari Bloombergtechnoz.

Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, total kekayaan bersih Musk kini menyentuh angka US$1,1 triliun.

Jumlah itu lebih dari tiga kali lipat kekayaan pendiri Google Larry Page, yang kini menjadi orang terkaya kedua di dunia.

Sebelum mencetak rekor ini, Musk sempat mengunggah pernyataan di platform media sosial miliknya.

>>> Insira Memorial Park Mulai Beroperasi, Ratusan Sertipikat Terbit

Ia menulis, "Siapa pun yang mengatakan 'uang tidak bisa membeli kebahagiaan' benar-benar tahu apa yang mereka bicarakan."

Pria berusia 54 tahun ini mengalami lonjakan kekayaan drastis dalam satu dekade terakhir. Pada tahun 2020, kekayaannya pertama kali melampaui US$100 miliar berkat pertumbuhan pesat Tesla Inc.

Konsultan gaji independen, Dan Walter, memberikan pandangan mengenai skala kekayaan Musk. "Kita tidak sedang membicarakan kekayaan antar generasi.

Kita sedang membicarakan kekayaan yang tak terbatas," katanya.

>>> Penyebab Air Liur Berlebihan saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Kekayaan bernilai satu triliun dolar AS ini setara dengan produk domestik bruto Swiss.

Jumlah itu juga setara dengan akumulasi pendapatan manajer hedge fund tertinggi di dunia selama hampir 300 tahun.

Pertumbuhan kekayaan Musk ditopang oleh dominasi SpaceX di pasar peluncuran orbital dan layanan broadband satelit Starlink. Keduanya digabungkan dengan xAI serta jaringan media sosial X.

Meskipun sebagian besar asetnya masih berupa nilai di atas kertas pada kepemilikan saham perusahaan, Musk berpotensi mendapat ekuitas tambahan hingga US$1,8 triliun.

>>> Sumaco Wahana Utama Rampungkan Administrasi Impor Tiffany & Co

Hal ini bisa terjadi jika Tesla dan SpaceX mencapai target operasional yang ambisius.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru