Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan tidak menghadiri pertandingan pembuka tim nasional AS dalam Piala Dunia 2026 melawan Paraguay.
Laga berlangsung di Stadion Los Angeles pada Jumat, 12 Juni 2026 malam waktu setempat.
>>> Cara Mudah Cek Bansos Kemensos Juni 2026 Secara Online
Keputusan tersebut menuai banjir kritik.
Langkah ini dinilai sangat tidak lazim karena Trump merupakan pemimpin dari salah satu negara tuan rumah bersama turnamen sepak bola bergengsi tersebut.
Padahal, Trump sebelumnya mencatatkan sejarah sebagai presiden petahana pertama yang menonton langsung NBA Finals. Ia juga dijadwalkan menjamu acara UFC di halaman Gedung Putih pada akhir pekan ini.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio akhirnya diutus untuk hadir mewakili Trump dalam pertandingan perdana tersebut.
CEO gugus tugas Piala Dunia Andrew Giuliani mengonfirmasi ketidakhadiran sang presiden. Namun, ia menegaskan bahwa Trump tetap akan terlibat dalam rangkaian turnamen ke depan.
"Dia tidak akan hadir di laga pembuka," ujar Andrew Giuliani kepada stasiun radio Inggris TalkSport sebagaimana dilansir Yahoo News.
Giuliani menjelaskan bahwa absennya Trump disebabkan oleh jadwal kerja yang sangat padat di pemerintahan. "Seperti yang sudah kami sampaikan, jadwalnya sangat padat.
>>> Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 13 Juni 2026: Raja Emas dan Laku Emas Naik
Tapi saya tahu dia akan tetap terlibat sepanjang Piala Dunia ini," lanjutnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi negatif.
"Satu hal yang bisa saya katakan, setelah mengenal Presiden Trump selama 30 tahun, selalu harapkan hal tak terduga.
Selalu harapkan kejutan darinya.
Sepanjang turnamen ini, saya tidak akan kaget jika kita melihatnya semakin banyak terlibat dengan Piala Dunia," kata Andrew Giuliani.
Kritik tajam atas absennya Trump datang dari pengamat olahraga Ben Burrows dan Henry Bushnell melalui media The Athletic.
"Keputusan Trump untuk tidak menghadiri laga pertama sangat tidak lazim bagi kepala negara dari negara co-host sebuah turnamen," tulis The Athletic.
Media tersebut kemudian membandingkan sikap Trump dengan para pemimpin negara tuan rumah pada edisi-edisi Piala Dunia sebelumnya.
>>> Jennifer Coppen dan Justin Hubner Resmi Menikah di Bali dengan Adat Jawa
"Emir Qatar hadir pada 2022, Presiden Vladimir Putin dari Rusia hadir pada 2018, dan Presiden Dilma Rousseff dari Brasil hadir pada 2014," lanjut The Athletic.
Netizen di media sosial X juga mempertanyakan prioritas Trump yang lebih memilih ajang olahraga lain ketimbang mendukung tim nasionalnya.
Meskipun demikian, Trump dilaporkan sempat menelepon para pemain untuk memberi semangat.
Di lapangan, timnas AS berhasil menang telak 4-1 atas Paraguay.
Gol bunuh diri Damian Bobadilla pada menit ke-7, dua gol Folarin Balogun menit ke-31 dan 45+5, serta gol Giovanni Reyna menit ke-90+8 memastikan kemenangan.
Paraguay hanya mampu membalas satu gol melalui tendangan Mahalhaens Prado pada menit ke-73 di dalam kotak penalti.
Kemenangan di laga pertama ini mengantarkan Amerika Serikat ke puncak klasemen sementara Grup D dengan raihan 3 poin.
>>> Iran Perketat Keamanan Cadangan Uranium di Tengah Rencana Kesepakatan dengan AS
Paraguay terdampar di posisi juru kunci.