Hubungan sosial yang sehat dengan pasangan, keluarga, maupun teman idealnya memberikan rasa nyaman dan mendukung kesehatan mental.
Namun, interaksi dengan individu tertentu justru memicu rasa lelah, tertekan, hingga menurunkan rasa percaya diri.
>>> PT Multi Bintang Indonesia Bagikan Dividen Final Rp371 per Saham
Penting untuk mengidentifikasi tanda perilaku tidak sehat ini sejak dini agar batasan sosial yang aman tetap terjaga.
Berikut adalah beberapa kebiasaan sehari-hari yang menjadi indikator seseorang memiliki sifat toksik.
Ciri-ciri Orang Toksik
Individu toksik umumnya meninggalkan kesan buruk setelah berinteraksi. Salah satu tandanya adalah kecenderungan menghakimi dan merendahkan secara berlebihan.
Alih-alih memberikan dukungan positif, mereka lebih sering melempar kritik tajam, ejekan, atau membicarakan keburukan orang lain di belakang.
Sikap konstan dalam mengkritik ini dapat berdampak buruk pada psikologis seseorang.
>>> Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis Akibat Pemborosan Anggaran Rp1 Triliun per Bulan
Psikolog klinis Dr. Ramani Durvasula mengatakan, perilaku merendahkan dan terus-menerus mengkritik dapat menjadi bentuk hubungan yang tidak sehat karena berpotensi merusak harga diri.
Selain gemar mengkritik, ketidakjujuran yang berulang juga menjadi karakteristik utama. Kebiasaan berbohong mengenai hal-hal krusial rentan memicu konflik besar dan merusak fondasi kepercayaan dalam hubungan.
Tanda lain yang perlu diwaspadai adalah tindakan mengkhianati kepercayaan, seperti menyebarkan rahasia pribadi atau memutarbalikkan cerita demi keuntungan sepihak.
Kondisi ini membuat hubungan selalu diliputi rasa curiga.
Penelitian dalam jurnal Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa kepercayaan menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kualitas hubungan interpersonal dan kesejahteraan psikologis.
>>> Yoon Suk Yeol Divonis 30 Tahun Penjara Akibat Skandal Drone
Karakteristik berikutnya adalah egois atau selalu ingin menjadi pusat perhatian.
Saat orang lain membagikan keluh kesah, individu toksik akan langsung mengalihkan topik pembicaraan pada pengalaman pribadi mereka tanpa empati.
Brené Brown dalam buku The Gifts of Imperfection menulis, kemampuan mendengarkan dan menunjukkan empati merupakan komponen penting dalam membangun hubungan yang bermakna.
Sifat terakhir yang kerap muncul adalah keinginan mengontrol kehidupan orang lain secara berlebihan.
Mereka sering memaksakan kehendak dan mengatur keputusan individu lain, sehingga merenggut kebebasan serta kemandirian orang tersebut.
>>> Syarat dan Cara Mengajukan GoPay Pinjam 2026 Agar Disetujui
Mengenali ciri orang toksik dari sikap keseharian sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan batasan hubungan sosial.