⌂ Beranda News Paparan Logam pada Gigi Susu Anak Ternyata Pengaruhi Perkembangan Otak

Paparan Logam pada Gigi Susu Anak Ternyata Pengaruhi Perkembangan Otak

Paparan Logam pada Gigi Susu Anak Ternyata Pengaruhi Perkembangan Otak
Ilustrasi gigi susu anak dan perkembangan otak
A A Ukuran Teks16px

Beberapa jenis logam seperti mangan, seng, magnesium, serta timbal sebenarnya jamak dijumpai dalam makanan, air bersih, dan area tempat tinggal.

>>> Kemensos Sediakan Tiga Cara Cek Bansos BPNT 2026 Lewat HP

Tubuh manusia pada dasarnya tetap memerlukan logam tersebut dalam batas aman tertentu.

Namun, akumulasi logam yang berlebihan dan berlangsung lama akan mengganggu mekanisme perkembangan otak serta pola perilaku anak.

Faktor durasi dan penentuan waktu pertama kali anak terpapar unsur logam menjadi poin krusial yang digarisbawahi oleh tim peneliti.

Perlindungan anak pada jendela usia tertentu dinilai jauh lebih efektif untuk menekan risiko kerusakan saraf.

Asisten Profesor di Sekolah Kedokteran Icahn, Elza Rechtman, Ph. D.

, menerangkan bahwa aspek pencegahan harus difokuskan pada perlindungan di periode sensitif. Kebijakan kesehatan masyarakat ke depan perlu dirancang agar lebih berpihak pada keselamatan ibu hamil dan bayi.

"Temuan ini menunjukkan bahwa pencegahan sebaiknya tidak hanya berfokus pada paparan di awal kehidupan secara umum, tetapi juga lebih diarahkan pada perlindungan anak di periode-periode tertentu yang paling berisiko," jelas Elza Rechtman, Ph.

D.

Langkah preventif harian yang dapat diterapkan orang tua meliputi pengujian keamanan air minum dari kontaminasi zat kimia berbahaya.

>>> Kenaikan Harga Pertamax: Langkah Sulit yang Tak Terhindarkan

Selain itu, kecermatan dalam memilih dan mengolah makanan serta meminimalkan debu bangunan di sekitar rumah menjadi tindakan proteksi dini yang penting.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru