Computex 2026 resmi ditutup pada 5 Juni 2026 di Taipei. Pameran teknologi ini mencatatkan kehadiran 111.312 pengunjung dari 152 negara.
AI Fisik dan Inovasi Robotika
Mengusung tema AI Together, acara ini menjadi titik temu para pemimpin teknologi dan startup. Mereka memamerkan inovasi terbaru dalam komputasi AI, robotika, dan mobilitas cerdas.
>>> World Bank Proyeksikan Inflasi Indonesia Tetap Terkendali di Kisaran Target BI
Salah satu sorotan utama adalah kebangkitan AI Fisik. Teknologi ini kini merambah ke aplikasi dunia nyata, tidak hanya terbatas pada lingkungan digital.
Perkembangan ini sejalan dengan proyeksi nilai pasar global yang mencapai EUR430 miliar pada 2030.
Computex 2026 memperkenalkan Zona Robotika AI di TWTC Hall 1 yang menampilkan solusi untuk manufaktur, kesehatan, dan logistik.
>>> PHE OSES Genjot Efisiensi Operasi Lepas Pantai Lewat Program Nawasena
Pidato Visioner dan Forum Diskusi
Panggung utama dimeriahkan oleh sesi pidato dari Cristiano R. Amon (Qualcomm) dan Lip-Bu Tan (Intel).
Keduanya membahas masa depan komputasi tepi dan platform generasi berikutnya.
>>> Korea Selatan Kalahkan Ceko 2-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Forum Computex dihadiri lebih dari 13.200 kunjungan. Topik yang dibahas meliputi tata kelola data dan strategi komersialisasi AI.
Ekosistem Startup dan Keberlanjutan
Platform InnoVEX 2026 diikuti oleh lebih dari 500 startup dari 23 negara. Jumlah ini meningkat 11% dibanding tahun sebelumnya.
Kemitraan dengan akselerator global seperti Plug and Play Taiwan membuka peluang ekspansi bagi inovator muda. Computex 2026 juga menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle dalam penyelenggaraannya.
>>> The Tavia Heritage Hotel Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dengan Promo Spesial
Perusahaan seperti Asus dan Transcend Information meraih penghargaan atas praktik pameran rendah emisi. Hal ini menunjukkan kemajuan teknologi dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab lingkungan.