⌂ Beranda News Aksi Jual Saham Bank Dinilai Sudah Kelewatan Melampaui Fundamental

Aksi Jual Saham Bank Dinilai Sudah Kelewatan Melampaui Fundamental

Aksi Jual Saham Bank Dinilai Sudah Kelewatan Melampaui Fundamental
Grafik IHSG melemah
A A Ukuran Teks16px

Aksi jual (sell off) besar-besaran saham bank dinilai sudah kelewatan. Penurunan tersebut telah melampaui fundamental yang sebenarnya.

Sepanjang 2026, harga saham bank turun berkisar 15-36%. Valuasi saat ini berada di -3 standar deviasi rata-rata lima tahun.

>>> KLH Kembangkan Program Desa Mandiri Peduli Mangrove untuk Kendalikan Perubahan Iklim

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatat penurunan valuasi mencerminkan kontraksi laba bersih yang terlalu konservatif.

Laba bersih BBRI terkontraksi 22,8%, BBCA 14,9%, BMRI 12,7%, dan BBNI 11,1%.

Padahal, berdasarkan catatan Investor Daily, laba empat bank besar itu masih tumbuh hingga April 2026. BRIDS menilai penurunan valuasi tidak sejalan dengan rekam jejak laba.

Rekomendasi BRIDS

BRIDS menaikkan rating saham bank menjadi overweight. Saham pilihan teratas adalah BBCA, diikuti BTPS.

>>> Rupiah Anjlok ke Rp 17.991 per Dolar AS pada 11 Juni 2026

BBCA dan BTPS dipilih karena memiliki ROA kuat dan leverage rendah. Risiko utama saham bank adalah deteriorasi kualitas aset dan kompresi NIM.

BRIDS merekomendasikan buy BBCA dengan target harga Rp10.900, PER 11,5 kali, dan ROE 20,8%.

Buy BMRI dengan target harga Rp6.200, PER 6,9 kali, dan ROE 18,8%.

>>> BBQ RIDE 2026 Hadir di Bandung dengan Konsep Ruang Terbuka Hijau

Buy BBNI dengan target harga Rp4.700, PER 6,2 kali, dan ROE 11,8%.

Buy BRIS, BBTN, BTPS, dan BNGA dengan target harga masing-masing Rp3.100, Rp1.500, Rp1.400, dan Rp2.100.

BRIDS juga menilai BBCA memiliki CASA kuat paling defensif jika terjadi kompresi NIM. Bank-bank di BEI memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.

BBCA dan BMRI memiliki cabang berkualitas tinggi. BBCA, BBRI, BTPS, dan BNGA lebih resilien dari sisi margin.

>>> BIGBANG Gelar Tur Dunia 20 Tahun, Jakarta Jadi Salah Satu Kota Tujuan

Sementara BBTN paling rentan terhadap deteriorasi kualitas aset.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru