⌂ Beranda News Kementerian Pendidikan Perkuat Peran Kepala Sekolah dalam SPMB 2026 Ramah

Kementerian Pendidikan Perkuat Peran Kepala Sekolah dalam SPMB 2026 Ramah

Kementerian Pendidikan Perkuat Peran Kepala Sekolah dalam SPMB 2026 Ramah
Ilustrasi pendaftaran murid baru SMA dan SMK di NTB
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Pendidikan memperkuat peran kepala sekolah dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 Ramah. Program ini dirancang untuk memastikan setiap anak mendapat akses pendidikan bermutu.

Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Iwan Junaedi mendorong kepala sekolah agar mengambil peran lebih besar.

>>> Kementan Usul Frekuensi Konsumsi Telur dan Ayam dalam Program MBG Ditambah

Keberhasilan sistem baru ini sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan di tingkat sekolah.

"Ditjen GTK mendorong penguatan peran kepala sekolah sebagai aktor utama yang memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai aturan," ujar Iwan dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

>>> Komedian Senior Haji Bolot Dirawat di ICU, Andre Taulany Minta Doa

Kepala Sekolah sebagai Aktor Utama

Kepala sekolah diharapkan mengelola SPMB dengan integritas tinggi di institusi masing-masing. Langkah ini penting untuk membuka akses pendaftaran yang adil bagi masyarakat.

"Kepala sekolah harus memiliki orientasi pada layanan terbaik bagi calon murid dan orang tua," lanjut Iwan.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan SPMB Ramah membutuhkan kerja sama yang kuat. Kolaborasi ini melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga seluruh satuan pendidikan.

>>> BMKG: Cuaca Jakarta Lebih Gerah Akhir September 2026

"Agar setiap anak memperoleh akses pendidikan yang transparan, berkeadilan, inklusif, dan tanpa diskriminasi," jelas Iwan.

Sekretaris Ditjen PAUD Dasmen, Vicky Veronika Aruran, menambahkan bahwa SPMB memegang peranan krusial bagi masa depan anak. Proses ini merupakan gerbang awal pemenuhan hak pendidikan generasi muda.

>>> IHSG Bergerak Volatil, Saham Asia Ikut Melemah

"Karena itu SPMB Ramah hadir sebagai komitmen bersama untuk memastikan layanan penerimaan murid baru yang transparan, adil, inklusif, mudah dipahami, dan mampu mendampingi dengan baik," tutup Vicky.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru