Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak volatil pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026.
Indeks berada di rentang 5.850 hingga 6.010 dan tercatat turun tipis 0,1 persen dalam sejam perdagangan.
>>> Warren Buffett Ungkap Kesalahan Fatal Investor Pemula di Pasar Saham
Pergerakan indeks domestik yang naik turun tajam terjadi di tengah pelemahan mayoritas bursa saham Asia.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan volume perdagangan mencapai 10,19 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 7,18 triliun dan frekuensi 852.938 kali.
Dalam perdagangan tersebut, 320 saham menguat, 329 saham melemah, dan 156 saham stagnan. Saham-saham blue chip dalam kelompok LQ45 justru melonjak 2,64 persen.
>>> Jadwal Semifinal Upper Bracket Playoff MPL ID S17 11 Juni 2026
Saham Top Gainers dan Top Losers
Di tengah volatilitas, sejumlah saham mencatat lonjakan hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA). Saham PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melonjak 25 persen ke Rp 470.
PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) juga melejit 25 persen ke Rp 1.300.
Kenaikan signifikan dialami PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang terbang 20 persen ke Rp 21.600 dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 20 persen menjadi Rp 11.700.
Sebaliknya, penurunan tajam melanda lima saham top losers dengan koreksi 8-10 persen.
>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT 2026 Tahap Kedua Secara Digital
Saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) ambrol 10 persen ke Rp 99, sedangkan PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) anjlok 9,84 persen ke Rp 110.
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melemah 9,13 persen ke Rp 1.890, PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) turun 8,33 persen ke Rp 220, dan PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) terkoreksi 8,11 persen ke Rp 204.
Kondisi pasar domestik ini beriringan dengan indeks saham Asia yang memerah.
>>> Fenomena 'Home Bias' dan Depresiasi Ekstrem Rupiah
Straits Times turun 0,6 persen, Nikkei ambles 1,46 persen, Shanghai terkoreksi 0,6 persen, dan Hang Seng terpangkas 1,25 persen.