⌂ Beranda News Dewi Shri Farmindo Akuisisi Aset 1,5 Hektar di Cikarang untuk Ekspansi Pangan

Dewi Shri Farmindo Akuisisi Aset 1,5 Hektar di Cikarang untuk Ekspansi Pangan

Dewi Shri Farmindo Akuisisi Aset 1,5 Hektar di Cikarang untuk Ekspansi Pangan
Fasilitas industri pengolahan pangan di Cikarang
A A Ukuran Teks16px

PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) resmi merampungkan akuisisi aset strategis seluas 1,5 hektar di kawasan industri Cikarang, Jawa Barat.

Akuisisi ini dilakukan pada Rabu (10/6/2026) sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha ke sektor industri pengolahan pangan.

>>> Krisis Kepercayaan Digital Ancam Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Aset yang dibeli telah memiliki seluruh perizinan operasional lengkap sehingga dapat segera digunakan.

Emiten berkode saham DEWI tersebut bertujuan memperkuat rantai bisnis dari hulu ke hilir sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru.

Fasilitas dan Lokasi Strategis

Fasilitas di Cikarang ini mencakup rumah potong ayam berstandar industri, infrastruktur pendukung, dan fasilitas cold storage untuk distribusi makanan beku.

Lokasi tersebut dinilai strategis karena memiliki akses yang baik menuju pasar utama di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

>>> Toyota Kijang Innova Reborn Diesel Juni 2026 Masih Ungguli Penjualan Zenix

Direktur Utama Dewi Shri Farmindo Aditiya Fajar Junus menjelaskan bahwa ekspansi ke sektor pengolahan pangan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan.

Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional serta menjaga konsistensi kualitas produk.

"Kami tidak hanya memperluas bisnis, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang lebih terintegrasi.

>>> Kemenkes Batasi Kenaikan Harga Obat Maksimal 10 Persen Imbas Pelemahan Rupiah

Dengan fasilitas yang sudah siap dan perizinan yang lengkap, kami optimistis dapat segera masuk dan bersaing di industri frozen food," ujar Aditiya Fajar Junus.

Manajemen memproyeksikan fasilitas baru ini mampu menyumbang sekitar 15 persen terhadap total penjualan perseroan pada tahun pertama operasional.

Kontribusi pendapatan dari sektor ini diperkirakan melonjak hingga 40 persen setelah seluruh fasilitas beroperasi secara penuh.

Pihak manajemen melihat prospek industri makanan beku masih sangat menjanjikan seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk pangan yang praktis dan higienis.

>>> Tiket Presale BTS Jakarta 2026 Ludes dalam 20 Menit, Calo Jual Harga Fantastis

Melalui akuisisi ini, DEWI berharap dapat memperluas portofolio bisnis ke segmen yang memiliki margin lebih tinggi.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru