⌂ Beranda News Sistem Bot Agensi Luar Negeri Diduga Borong Tiket Konser BTS Jakarta 2026

Sistem Bot Agensi Luar Negeri Diduga Borong Tiket Konser BTS Jakarta 2026

Sistem Bot Agensi Luar Negeri Diduga Borong Tiket Konser BTS Jakarta 2026
Ilustrasi tiket konser BTS Jakarta 2026
A A Ukuran Teks16px

Presale tiket konser BTS di Jakarta 2026 dilaporkan telah habis terjual.

Namun, proses penjualan ini memicu kekecewaan penggemar akibat dugaan pemborongan tiket oleh sistem bot milik agensi luar negeri.

>>> Wuling Motors Uji Wuling Eksion PHEV Lintas Jawa Selatan

Gelombang protes keras kini dilayangkan para penggemar di media sosial. Mereka menagih janji promotor yang sebelumnya mengklaim memiliki sistem pendeteksi bot yang kuat.

Hingga saat ini, pihak promotor belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Tuntutan pembatalan tiket dari para fans juga belum ditanggapi.

Daftar Rekapitulasi Penjualan E-Voucher

Kericuhan ini bermula saat beredar gambar daftar rekapitulasi penjualan e-voucher untuk konser BTS Jakarta 2026 di media sosial.

Gambar tersebut memuat keterangan dalam bahasa Mandarin, sehingga memunculkan dugaan pembeli berasal dari Tiongkok.

>>> Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark Lewat Browser, Mudah dan Gratis

Daftar tersebut menunjukkan detail transaksi pembelian tiket kategori paket VIP untuk dua tanggal konser, yaitu 26–27 Desember mendatang.

Konser grup musik asal Korea Selatan ini rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Berdasarkan data dari gambar yang beredar, sekitar 252 tiket VIP konser BTS Jakarta 2026 berhasil diamankan oleh pihak tersebut.

Harga tiket yang tercantum dalam rekapitulasi bervariasi, mulai dari Rp11,3 juta hingga Rp19,8 juta.

Kemarahan Penggemar dan Tuntutan Pembatalan

Informasi ini langsung memicu kemarahan besar dari para penggemar BTS di Indonesia, terutama mereka yang gagal mendapatkan tiket.

>>> Maye Musk Ungkap Masa Kecil Elon Musk di Acara JPMorgan

Kekecewaan memuncak karena kategori tiket paling strategis dan mahal justru jatuh ke tangan agensi luar negeri melalui sistem komputer otomatis.

Para fans merasa dibohongi oleh pihak terkait karena klaim sistem pendeteksi bot nyatanya kebobolan dalam hitungan menit.

Kerugian besar juga dirasakan oleh penggemar yang sudah membayar biaya langganan membership resmi BTS demi mendapatkan hak prioritas war tiket.

Sebagian besar penggemar kini mendesak promotor bersama agensi yang menaungi BTS untuk menggunakan wewenang mereka.

>>> Saham First Media Melejit 34,85 Persen pada Sesi I

Mereka menuntut pembatalan sepihak atas seluruh tiket yang terbukti dibeli menggunakan bot atau akun tidak resmi, serta meminta kuota tersebut dikembalikan secara adil kepada penggemar di Indonesia.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru