⌂ Beranda News Kampanye Waste Wise Campus: Universitas Bakrie Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Kampanye Waste Wise Campus: Universitas Bakrie Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Kampanye Waste Wise Campus: Universitas Bakrie Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Mahasiswa memilah sampah di kampus Universitas Bakrie
A A Ukuran Teks16px

Kesadaran pengelolaan sampah berkelanjutan di kalangan generasi muda terus diperluas melalui peluncuran kampanye Waste Wise Campus: Dari Kampus untuk Bumi.

Inisiatif lingkungan ini digelar dalam rangka memperingati World Environment Day 2026 yang mengusung tema global Inspired by Nature.

>>> Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Lampung, Wujud Program Kesehatan Nasional

For Climate. For Our Future.

Program kolaboratif tersebut melibatkan sejumlah pelaku industri, yakni Indofood, Nutrifood, Tetra Pak, Sido Muncul, dan Green Movement Indonesia.

Universitas Bakrie digandeng sebagai mitra kampus percontohan dalam pelaksanaan gerakan ini.

Talkshow Edukatif dan Kolaborasi Lintas Sektor

Rangkaian kegiatan diawali dengan talkshow edukatif bertema Membangun Kesadaran dan Kolaborasi Generasi Muda untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kampus Universitas Bakrie, Jakarta Selatan.

Forum tersebut menghadirkan akademisi, pelaku industri, serta komunitas untuk memperluas pemahaman mahasiswa terkait tantangan pengelolaan sampah di Indonesia.

Kegiatan ini sekaligus mendorong perubahan perilaku melalui praktik pemilahan sampah dari sumber.

>>> Harga Pertamax Naik 10 Juni 2026, Ini Biaya Full Tank Motor Honda

Head of Corporate Public Relations PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Andrew Ferdinand Hallatu menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong perubahan perilaku lingkungan.

"Perubahan hanya dapat tercipta melalui kontribusi nyata setiap elemen dalam ekosistem. Tantangan lingkungan membutuhkan sinergi positif antara industri, akademisi, komunitas, pemerintah, dan masyarakat," ujarnya.

"Kampus bukan hanya tempat lahirnya gagasan, tetapi juga ruang membentuk kebiasaan yang berdampak luas," tambahnya.

Program ini juga sejalan dengan kebijakan penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber yang tengah didorong pemerintah daerah, termasuk Pemprov DKI Jakarta.

Pendekatan tersebut menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak awal sebagai fondasi sistem pengelolaan yang lebih berkelanjutan.

>>> Piala Dunia 2026: 48 Negara, 12 Grup, dan 104 Pertandingan

Kaprodi Teknik Lingkungan Universitas Bakrie Ir Aqil Azizi MApplSc PhD IPM menilai bahwa kampus memiliki peran strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan.

"Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Melalui kampanye ini, kami ingin membangun budaya peduli lingkungan dari kampus yang kemudian dapat meluas ke masyarakat," katanya.

Founder Green Movement Indonesia Tasya Kamila menekankan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana.

"Memilah sampah mungkin terlihat sederhana, tetapi dari kebiasaan kecil itulah perubahan besar dimulai.

Ketika mahasiswa, kampus, industri, dan komunitas bergerak bersama, kita membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan," ujarnya.

>>> Mantan Manajer Bongkar Peran Ruben Onsu di Balik Karier Sarwendah

Peluncuran kampanye Waste Wise Campus memperkuat kesadaran pengelolaan sampah berkelanjutan di kalangan mahasiswa dan kolaborasi lintas sektor.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru