Film horor psikologis terbaru berjudul Pemikat Jiwa resmi memperkenalkan trailer dan poster terbarunya. Penayangan serentak di bioskop dijadwalkan pada 9 Juli 2026.
Karya sinema yang diproduksi oleh Makara Production ini menyajikan kisah yang menyoroti sisi kelam dari obsesi manusia. Obsesi tersebut diwujudkan melalui praktik pelet.
Proses produksi Pemikat Jiwa diproduseri oleh Shankar R. S bersama Madam Mystery yang bertindak sebagai kreatif produser.
Dukungan juga datang dari Rama B. Tribudiman sebagai Executive Producer.
Gagasan awal cerita diinisiasi oleh Nuugro Agung dengan mengangkat fenomena nyata di masyarakat. Ide tersebut kemudian dikembangkan menjadi sajian horor psikologis tentang ambisi mendominasi jiwa orang lain.
Produser Shankar R. S menjelaskan bahwa film ini memiliki makna lebih luas dari sekadar cerita pelet.
"Banyak orang mengira ini hanya film tentang pelet. Padahal bagi kami, Pemikat Jiwa adalah cerita tentang bagaimana seseorang berusaha mendapatkan jiwa orang lain.
Ketika rasa memiliki berubah menjadi obsesi, batas antara cinta dan penguasaan menjadi sangat tipis," ujarnya.
Menurut Shankar, masyarakat sering mengartikan pelet hanya sebagai sarana memikat fisik. Namun, film ini menyelisik gagasan lebih mengerikan, yaitu upaya terlarang mengontrol pikiran dan kehendak bebas target.
Trailer yang dirilis memperlihatkan gambaran obsesi buta yang mendorong seseorang menempuh segala cara. Setiap keputusan melalui paksaan menuntut konsekuensi besar yang harus dibayar.
Sinema yang diarahkan sutradara Dom Dharmo ini mengangkat kepercayaan spiritual kuno tentang hukum imbal balik.
"Dalam cerita Pemikat Jiwa, konsekuensi tersebut perlahan berubah menjadi teror yang menghancurkan kehidupan pelakunya," ujar Dom.
Alur cerita berfokus pada karakter Jay yang diperankan Fajar Nugra, seorang pedagang ayam di pasar yang menaruh hati kepada Wulan (Givina).
Karena Wulan akan menikah dengan Damar (Erdin Wedrayana), Jay menggunakan ajian magis Pemikat Jiwa.
Sihir pelet berhasil memaksa Wulan jatuh cinta secara tidak wajar. Situasi berubah menjadi petaka saat tubuh Wulan dirasuki entitas gaib bernama Nyai Sasigeni.
Sejumlah aktor dan aktris berbakat turut membintangi film ini, antara lain Adelia Rasya, Raffan Al Aryan, Yuni Jasmine, M.
N. Qomaruddin, Lucky Moniaga, Anna Jobling, Iskak Khivano, Runny Rudiyanti, dan Rolando Octavio.