Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026. Prediksi ini muncul setelah bursa global mengalami tekanan.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG justru melesat signifikan. Indeks ditutup naik 404,5 poin atau 7,57 persen ke level 5.746,6.
>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen, Rupiah Menguat
Namun, kondisi pasar saham global saat ini sedang tertekan. Bursa Asia-Pasifik mayoritas melemah, mengikuti tren negatif dari Amerika Serikat.
Indeks-indeks utama Wall Street mayoritas ditutup rontok pada Selasa (9/6/2026). Koreksi terjadi setelah reli saham semikonduktor kehilangan momentum.
>>> 129 Inspirasi Nama Bayi Laki-Laki Islami dari Al-Qur'an Penuh Makna
Meski demikian, Dow Jones Industrial Average masih bertahan di zona hijau. Indeks ini mencatatkan penguatan di tengah pelemahan indeks lainnya.
Rekomendasi Saham dari Mandiri Sekuritas
Menghadapi situasi pasar yang variatif, analis tetap merilis saham pilihan. Mandiri Sekuritas merekomendasikan tiga saham untuk trading hari ini.
>>> Antam Gelar RUPST, BRIDS Proyeksikan Dividen Rp299,98 per Saham
Saham pertama ditutup di level 5.150 dengan rekomendasi beli. Target harga 5.300, support 5.075, resistance 5.300, stop loss 5.075.
Saham kedua ditutup di level 2.880, juga rekomendasi beli. Target harga 2.950, support dan stop loss 2.840, resistance 2.950.
>>> WhatsApp Hentikan Dukungan untuk iOS 15.4 ke Bawah per November 2026
Saham ketiga ditutup di level 3.410 dengan rekomendasi beli. Target harga 3.500, support dan stop loss 3.370.
