⌂ Beranda News BTN Berhasil Tekan Rasio NPL Jadi 3,1 Persen Berkat Transformasi Bisnis

BTN Berhasil Tekan Rasio NPL Jadi 3,1 Persen Berkat Transformasi Bisnis

BTN Berhasil Tekan Rasio NPL Jadi 3,1 Persen Berkat Transformasi Bisnis
Gedung Bank Mandiri Taspen
A A Ukuran Teks16px

>>> Cara Daftar SPayLater Shopee Terbaru 2026 untuk Pemula

Tingkat straight-through processing kini mengalami kenaikan menuju kisaran 70 persen. Sementara itu, tingkat rework atau proses ulang berhasil ditekan hingga berada di bawah 15 persen.

Model Pengelolaan Portofolio Berbasis Risiko

Perusahaan juga memperkuat pengelolaan portofolio melalui pendekatan Cluster Collection. Sistem ini merupakan model penanganan kredit berbasis segmentasi risiko, karakteristik debitur, serta perilaku pembayaran.

Melalui metode tersebut, proses monitoring, restrukturisasi, penagihan, hingga pemulihan kredit dapat berjalan lebih fokus, cepat, dan efektif. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengelolaan aset eksisting perusahaan.

"Perbaikan kualitas aset yang kami capai saat ini merupakan hasil dari transformasi menyeluruh, baik pada proses akuisisi kredit baru maupun pengelolaan portofolio eksisting.

Kami akan terus memperkuat disiplin risiko, tata kelola, dan pemantauan portofolio agar kualitas kredit tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi yang berkembang," tambah Setiyo.

Menurut Setiyo, penguatan proses kredit juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan fungsi intermediasi berjalan secara sehat.

Sebagai bank dengan mandat kuat dalam pembiayaan perumahan nasional, perusahaan tetap berkomitmen mendukung akses kepemilikan rumah masyarakat melalui prinsip kehati-hatian.

Ke depan, perseroan optimistis rasio NPL dapat terus ditekan secara bertahap sejalan dengan strategi pertumbuhan kredit yang lebih selektif.

Langkah ini didukung oleh penguatan kualitas kredit baru serta percepatan penyelesaian portofolio lama.

Khusus pada segmen pembiayaan perumahan, perusahaan menargetkan rasio NPL KPR dapat terus membaik dan dijaga di bawah 2,5 persen pada akhir 2026.

>>> Timnas Indonesia U-19 Bersaing Ketat di Klasemen Runner Up Terbaik Piala AFF

Target tersebut akan dicapai melalui optimalisasi early warning system serta strategi penagihan yang berbasis risiko.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru