⌂ Beranda News Beppe Marotta Ungkap Alasan Tinggalkan Juventus dan Target Bersama Inter

Beppe Marotta Ungkap Alasan Tinggalkan Juventus dan Target Bersama Inter

Beppe Marotta Ungkap Alasan Tinggalkan Juventus dan Target Bersama Inter
Beppe Marotta, Presiden Inter Milan
A A Ukuran Teks16px

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, mengungkapkan alasan di balik keputusannya meninggalkan Juventus pada Oktober 2018.

Ia telah menjabat sebagai direktur olahraga selama delapan tahun dan membantu klub meraih dominasi di Serie A.

>>> FIFA Masukkan Lagu Champions IShowSpeed ke Album Piala Dunia 2026

Marotta menyebut perbedaan pandangan mengenai kebijakan transfer menjadi penyebab utama. Salah satu titik perbedaan adalah perekrutan megabintang Cristiano Ronaldo yang tidak ia setujui.

"Saya tidak setuju dengan perekrutan Cristiano Ronaldo, tetapi masa saya di Juventus tidak berakhir karena itu," kata Marotta.

Ia menjelaskan bahwa keputusan strategis klub sepenuhnya berada di tangan pemilik. Ketika pemilik ingin mengambil peran lebih besar, Marotta memilih untuk mundur.

"Ketika pemilik klub melangkah maju, manajer harus mundur selangkah," ujar Marotta.

Perubahan struktur manajemen internal membuat direksi Juventus ingin lebih terlibat dalam keputusan penting. Marotta menerima keputusan tersebut demi kebaikan klub.

>>> Portugal Ungguli Statistik Pertemuan Hadapi Chile

"Presiden membuat pilihannya sendiri dan saya menerimanya," ungkap Marotta kepada DAZN.

Target Bersama Inter Milan

Setelah meninggalkan Juventus, Marotta langsung menerima tawaran dari Inter Milan dalam waktu 24 jam.

Di bawah kepemimpinannya, Inter meraih tiga trofi Liga Italia, termasuk gelar musim 2025-2026 bersama pelatih Cristian Chivu.

Inter juga telah menembus empat final kompetisi Eropa, namun belum berhasil memenangkan trofi tertinggi. Marotta menegaskan targetnya adalah membawa Inter juara Liga Champions.

>>> Chris Richards Pulih Cedera, Siap Perkuat Timnas AS di Piala Dunia 2026

"Impian saya selanjutnya? Terlalu mudah untuk mengatakan Liga Champions," kata Marotta.

"Tentu saja saya ingin memenangkannya bersama Inter. Tim saya telah bermain di empat final dan kalah di semuanya.

Jika kami memenangkan Liga Champions, saya bisa pensiun," imbuhnya.

Marotta juga membeberkan proses pencarian pelatih setelah kepergian Antonio Conte pada 2021.

Ia sempat bertemu dengan Massimiliano Allegri yang baru menolak Real Madrid, namun negosiasi batal karena arah rencana tidak sejalan.

>>> Kylian Mbappe Akui Tak Pernah Tonton Ulang Final Piala Dunia 2022

"Arah rencana kami benar-benar tidak sejalan," kata Marotta terkait kegagalan mencapai kesepakatan dengan Allegri.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru