⌂ Beranda News Mikel Arteta Desak Arsenal Bergerak Cepat di Bursa Transfer Usai Gagal Juara Liga Champions

Mikel Arteta Desak Arsenal Bergerak Cepat di Bursa Transfer Usai Gagal Juara Liga Champions

Mikel Arteta Desak Arsenal Bergerak Cepat di Bursa Transfer Usai Gagal Juara Liga Champions
Mikel Arteta memberikan pernyataan kepada media
A A Ukuran Teks16px

Manajer Arsenal Mikel Arteta mendesak manajemen klub untuk segera mengambil langkah strategis yang ambisius pada bursa transfer mendatang.

Evaluasi ini mencuat setelah The Gunners gagal mengamankan trofi Liga Champions akibat kekalahan dalam babak adu penalti melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Puskas Arena pada Sabtu, 30 Mei 2026.

>>> Meksiko Uji Coba Lawan Australia di Rose Bowl Jelang Piala Dunia 2026

Klub asal London tersebut harus merelakan gelar juara setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu, sebelum akhirnya kalah 4-3 di babak tos-tosan.

Menanggapi hasil tersebut, manajemen Arsenal diminta untuk bergerak taktis guna meningkatkan daya saing tim di level tertinggi.

"Kami akan mulai membuat sejumlah keputusan yang sangat penting jika ingin mencapai level yang lebih tinggi. Kami harus menunjukkan ambisi karena kami mampu melakukannya.

Namun, itu menuntut kami untuk bergerak sangat cepat, sangat ambisius, dan sangat cerdas," ucap Mikel Arteta seperti dikutip dari ESPN.

Selain membahas pergerakan timnya, arsitek strategi asal Spanyol tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas permainan yang ditunjukkan oleh sang lawan.

Menurutnya, performa kolektif maupun individu dari skuad asuhan Luis Enrique berada di level yang sangat luar biasa.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada PSG, terutama Luis Enrique, karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia saat ini," ujar Arteta.

>>> Cara Cek Penerima dan Aktivasi Rekening PIP 2026 Secara Online

Kegagalan ini dirasa sangat memukul kubu Arsenal yang sempat memimpin laga terlebih dahulu melalui gol Kai Havertz pada menit keenam.

Keunggulan tersebut buyar setelah Ousmane Dembele menyamakan kedudukan melalui titik putih pada menit ke-65, yang menahan skor imbang hingga 120 menit laga berjalan.

"Apa yang mampu mereka lakukan saat menguasai bola dan melalui aksi individu para pemainnya belum pernah saya lihat sebelumnya.

Mereka memaksa lawan bermain sesuai keinginan mereka," kata Arteta.

Kekecewaan mendalam tidak bisa disembunyikan oleh sang manajer karena momentum untuk mencetak sejarah baru bagi klub terlepas di fase krusial.

Arsenal sejatinya tinggal selangkah lagi untuk merengkuh trofi kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa tersebut untuk pertama kalinya.

"Yang saya rasakan adalah sakit.

>>> Kementan Pastikan Stok Beras 28 Juta Ton, Aman Hadapi El Nino

Ketika Anda begitu dekat dan hanya terpaut beberapa tendangan penalti dari menjuarai kompetisi klub terbesar di dunia, itulah yang Anda rasakan," ujar Arteta.

Jalannya pertandingan pada babak tambahan waktu juga sempat diwarnai momen kontroversial ketika Noni Madueke jatuh di area penalti PSG.

Skuad London Utara sempat melayangkan protes, namun wasit yang memimpin laga tidak menganggap insiden tersebut sebagai sebuah pelanggaran.

"Setelah melihat tayangan ulang, itu bisa saja menjadi penalti. Terutama jika melihat beberapa penalti yang diberikan sepanjang kompetisi musim ini," ujar Arteta.

Kendati harus menyudahi kompetisi tanpa trofi Liga Champions, dedikasi serta kerja keras seluruh elemen tim sepanjang musim kompetisi tetap mendapatkan apresiasi tinggi.

Arsenal sendiri menutup musim ini dengan raihan gelar juara Liga Inggris serta predikat sebagai finalis di Eropa.

"Jika saya mengucapkan terima kasih kepada para pemain dan staf satu juta kali, itu tidak akan cukup.

>>> TP-Link Luncurkan Deco X50-5G, Solusi Internet Rumah Tanpa Kabel

Bukan hanya karena kami menjuarai Liga Inggris atau mencapai final Liga Champions, tetapi karena momen-momen yang kami jalani bersama setiap hari," kata Arteta.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru