Panggilan penipuan semakin sulit dikenali karena pelaku menggunakan AI untuk meniru suara dan memalsukan nomor kontak. Google merespons dengan meluncurkan fitur keamanan baru bernama Fake Call Detection.
Fitur ini terintegrasi dalam aplikasi Phone by Google. Sistem akan mengirim sinyal verifikasi melalui RCS ke perangkat penelepon saat panggilan masuk dari kontak tersimpan.
>>> Vicente Pizarro Optimistis Timnas Cile Bangkit Jelang Lawan Portugal
Android akan melakukan beberapa pengecekan identitas secara berkala. Jika verifikasi gagal, perangkat penerima akan menampilkan notifikasi peringatan potensi scam.
>>> Komisi Yudisial Terima 592 Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim
Google menilai cara konvensional seperti memeriksa nomor telepon tidak lagi cukup. Pelaku kejahatan kini mudah memalsukan identitas nomor dan menggunakan AI generatif untuk meniru suara.
Ketersediaan Fitur di Perangkat Android
Fake Call Detection mulai digulirkan secara bertahap bulan ini. Fitur ini ditujukan untuk perangkat dengan Android 12 ke atas.
>>> Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton
Smartphone Google Pixel menjadi yang pertama mendapatkan fitur ini. Pengguna merek lain harus memasang aplikasi Phone by Google untuk mengaktifkan proteksi.
>>> Apple Dikabarkan Hapus Dukungan iOS 27 untuk iPhone 11 dan SE 2
Hingga saat ini, fitur deteksi panggilan palsu belum terintegrasi bawaan pada aplikasi telepon dari produsen ponsel lain.