⌂ Beranda News Menteri Keuangan Purbaya Pastikan Tak Ada Intervensi Pemerintah ke IHSG

Menteri Keuangan Purbaya Pastikan Tak Ada Intervensi Pemerintah ke IHSG

Menteri Keuangan Purbaya Pastikan Tak Ada Intervensi Pemerintah ke IHSG
Grafik penurunan IHSG di bursa efek Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan intervensi khusus terhadap pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pernyataan itu disampaikan di Kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, pada Kamis (4/6/2026).

>>> 3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar AS Real Time Lewat HP

Menurut Purbaya, kondisi ekonomi nasional yang tetap berjalan baik menjadi landasan kuat bagi penilaian harga saham domestik.

Penurunan IHSG Capai 33,60% Sejak Awal Tahun

Berdasarkan data perdagangan RTI Business yang dilansir dari Detik Finance, IHSG tercatat merosot 19,15% dalam sebulan terakhir.

Sejak awal tahun, indeks saham Garuda anjlok hingga 33,60%.

Pada penutupan sesi I hari Kamis, IHSG melemah sebesar 3,48% menuju level 5.734,25.

>>> Hyundai Rilis Daftar Harga OTR Mobil Juni 2026 di Indonesia

Indeks sempat menyentuh titik terendah pada level 5.644,23 akibat penurunan lebih dari 5%.

Purbaya menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap positif. Ia mencontohkan kinerja sektor perbankan nasional.

"Kalau Anda lihat, kemarin BRI mengumumkan pertumbuhan kreditnya 13% lebih. Pertumbuhan profitabilitasnya juga 13% lebih," jelas Purbaya.

Menurutnya, hal itu menunjukkan adanya perbaikan di sektor riil.

>>> Bocah 7 Tahun di India Lolos dari Cuci Darah Usai Alami Gagal Ginjal Stadium Akhir

"Yang penting saya jelaskan bahwa kondisi ekonomi kita bagus dan akan membaik terus. Itu harusnya menjadi landasan ke penilaian harga saham," kata Purbaya.

Sebelumnya, penurunan IHSG disebut bukan karena masalah fundamental, melainkan akibat sentimen negatif eksternal dan rumor penurunan peringkat kredit Indonesia oleh Standard & Poor's (S&P).

"Karena banyak isu-isu negatif, cuma kita sendiri yang jatuh sama China kalau nggak salah.

Jadi, saya pikir banyak rumor di dalam negeri," ujar Purbaya pada Rabu (3/6/2026).

>>> Investor Asing Lepas Saham Rp993 Miliar, IHSG Anjlok 3,48 Persen

Ia menambahkan bahwa saat S&P datang ke Indonesia, muncul rumor akan terjadi penurunan peringkat, padahal ia baru akan bertemu dengan pihak S&P malam harinya.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru