Bank Syariah Indonesia (BSI) menyediakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026 dengan plafon pembiayaan hingga Rp100 juta.
Program ini ditujukan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan modal tambahan.
>>> Indoritel: Koperasi Desa Merah Putih Belum Berdampak Material
Pembiayaan ini menerapkan prinsip syariah dengan cicilan ringan dan tenor yang fleksibel.
Calon nasabah dapat memilih tenor mulai dari 12 hingga 36 bulan, bahkan hingga 48 bulan untuk kategori tertentu.
Simulasi Angsuran KUR BSI 2026
Berdasarkan simulasi, untuk pinjaman Rp1 juta dengan tenor 12 bulan, cicilan per bulan sekitar Rp86.066.
>>> Final NBA: Knicks vs Spurs, Sorotan pada Performa Pemain Kunci
Sementara itu, untuk pinjaman Rp100 juta dengan tenor 36 bulan, cicilan per bulan sekitar Rp3.042.193.
Angka-angka tersebut bersifat perkiraan dan dapat berubah sesuai kebijakan bank atau program subsidi pemerintah.
Kategori Program KUR BSI
BSI menawarkan dua kategori utama, yaitu KUR Super Mikro dan KUR Mikro. KUR Super Mikro menyasar pelaku usaha pemula dengan plafon maksimal Rp10 juta, tanpa agunan tambahan.
KUR Mikro diperuntukkan bagi UMKM yang telah beroperasi minimal enam bulan.
>>> Sutradara Edwin Rilis Film Horor Monster Pabrik Rambut, Tayang Juni 2026
Plafonnya mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta untuk modal kerja atau investasi ringan, juga tanpa jaminan tambahan.
Kriteria dan Mekanisme Pengajuan
Calon debitur harus WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Usaha yang dijalankan harus aktif minimal enam bulan, dan dokumen identitas serta legalitas usaha wajib dilampirkan.
Pengajuan dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi Salam Digital atau situs resmi BSI. Pelaku usaha juga bisa langsung mendatangi kantor cabang BSI terdekat.
>>> 4 Sunscreen Murah untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, di Bawah Rp50 Ribu
Setelah pengajuan, bank akan melakukan verifikasi data dan survei usaha. Proses ini dilakukan menyeluruh sebelum dana pembiayaan dicairkan.