Samsung Galaxy A51 pernah menjadi salah satu ponsel kelas menengah paling populer saat pertama kali dirilis di Indonesia pada awal 2020.
Saat itu, harga resminya mencapai Rp4.099.000 untuk varian RAM 8GB dan memori internal 128GB.
>>> Mabes TNI Hormati Putusan Praperadilan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Sebagai penerus Galaxy A50 yang sukses, Samsung memasarkan perangkat ini secara besar-besaran. Produsen asal Korea Selatan itu bahkan mendatangkan grup K-Pop Blackpink ke Jakarta dalam rangkaian peluncuran.
Desain dan Layar
Daya tarik utama ponsel ini terletak pada desain modern dengan layar Infinity-O yang memiliki punch hole di tengah atas.
Konsep desain tersebut kemudian diadopsi oleh banyak ponsel pintar hingga saat ini.
Layar menggunakan panel Super AMOLED 6,5 inci dengan resolusi Full HD+ 2.400 x 1.080 piksel dan rasio 20:9.
Panel AMOLED memberikan keunggulan dalam menyajikan warna yang lebih hidup dibandingkan layar LCD biasa.
Performa dan Kamera
Dapur pacu ditenagai chipset Exynos 9611 dengan RAM 8GB dan memori internal 128GB. Pengguna bisa memperluas penyimpanan melalui kartu microSD hingga 512GB.
>>> Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bandung, Bantu 104 Pasien
Sektor fotografi mengandalkan konfigurasi empat kamera belakang yang disusun menyerupai huruf L. Kamera utama 48MP, lensa ultra-wide 12MP, lensa makro 5MP, dan sensor depth 5MP.
Kamera depannya 32MP.
Fitur pendukung meliputi sensor sidik jari di bawah layar, port USB Type-C, dan jack audio 3,5 mm.
Baterai 4.000mAh dengan pengisian cepat 15W. Sistem operasi awalnya Android 10 dengan One UI 2.0.
Harga Bekas di 2026
Nilai jual ponsel ini sudah turun signifikan. Di marketplace Indonesia, unit bekas Samsung Galaxy A51 kini ditawarkan mulai Rp1 juta hingga Rp1,8 juta.
>>> Vitória Tekuk Fortaleza 2-1 di Leg Pertama Final Copa do Nordeste
Variasi harga tergantung kondisi fisik, kesehatan baterai, kelengkapan aksesori, dan kapasitas memori. Unit baru sudah sulit ditemukan karena produksi telah dihentikan.
Samsung telah menggantikan lini ini dengan generasi penerus seperti Galaxy A52, A53, hingga Galaxy A56.
Kelebihan dan Kekurangan di 2026
Untuk keperluan ringan sehari-hari, ponsel ini masih andal. Aplikasi populer seperti WhatsApp, media sosial, YouTube, Google Maps, dan perbankan digital tetap berjalan normal.
Layar Super AMOLED masih menjadi nilai tambah karena nyaman untuk pemakaian lama. Kamera utama juga masih mampu menghasilkan foto layak untuk media sosial dalam pencahayaan cukup.
Keterbatasan mulai terlihat pada performa karena chipset Exynos 9611 sudah tertinggal. Pengguna akan merasakan lag saat memainkan game grafis tinggi atau multitasking intens.
Pembaruan perangkat lunak juga menjadi catatan penting. Ponsel ini tidak lagi mendapat pembaruan sistem operasi maupun patch keamanan.
>>> Rupiah Melemah ke Rp17.887 per Dolar AS Akibat Lonjakan Harga Minyak
Baterai 4.000mAh dengan pengisian 15W juga kalah saing dengan ponsel entry-level terbaru yang menawarkan baterai hingga 6.000mAh.