Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis biometrik secara penuh mulai 1 Juli 2026.
Kebijakan ini diterapkan untuk setiap aktivasi nomor baru guna memperkuat keamanan ruang digital.
>>> 4 Situs Web Gratis untuk Unduh Konten Instagram Kualitas Tinggi
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah menyatakan bahwa regulasi ini bertujuan meminimalkan panggilan spam, phishing, dan pemalsuan identitas.
Seluruh operator seluler telah menyelesaikan penyesuaian sistem untuk penerapan nasional.
Proses verifikasi wajah akan diintegrasikan dengan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.
Dengan identitas pelanggan yang tervalidasi, masyarakat diharapkan lebih terlindungi dari penipuan berbasis nomor seluler.
>>> Hearts2Hearts Siap Comeback Lewat Mini Album Lemon Tang Juni 2026
Pemerintah mencatat kerugian akibat kejahatan siber telah mencapai Rp9,5 triliun hingga April 2026.
Pelaku kejahatan digital selama ini memanfaatkan kelemahan validasi identitas untuk menggunakan nomor seluler secara anonim.
Edwin menegaskan bahwa data biometrik masyarakat aman dan tidak akan disimpan oleh operator maupun Kemkomdigi. Verifikasi wajah hanya digunakan untuk pencocokan identitas dengan basis data Dukcapil.
Operator seluler berperan sebagai kanal verifikasi, bukan penyimpan data biometrik.
Sistem keamanan registrasi ini telah mengadopsi standar internasional ISO 27001 dan teknologi liveness detection ISO/IEC 30107-3.
>>> Disnaker Medan Gelar Rabu Walk in Interview 3 Juni 2026, Cek Lowongan Kerja
Uji coba bersama operator seluler telah berjalan sukses di berbagai gerai layanan sejak awal tahun.
Pelanggan lama yang sudah terdaftar menggunakan NIK dan KK diimbau melakukan registrasi ulang biometrik secara sukarela.
Fasilitas pengecekan nomor yang terdaftar atas identitas pelanggan juga tersedia, termasuk permintaan pemblokiran nomor yang terindikasi tidak sah.
Edwin menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa kepercayaan adalah fondasi utama ekonomi digital.
>>> Lo Kheng Hong Borong 19,9 Juta Saham SIMP, Kepemilikan Tembus 5,11%
Dengan identitas nomor seluler yang lebih aman, masyarakat dapat bertransaksi digital dengan lebih tenang dan industri telekomunikasi dapat tumbuh lebih sehat.